Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Intimasi pengguna jasa, Bea Cukai Bandung kunjungi PT Dirgantara Indonesia (Persero)

PT DI, sebuah industri pesawat terbang satu-satunya di Indonesia sebagai tujuan dari Program Customs Visits Customer (CVC).

Intimasi pengguna jasa, Bea Cukai Bandung kunjungi PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Bea Cukai
Bea Cukai Bandung kali ini memilih PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PT DI, sebuah industri pesawat terbang satu-satunya di Indonesia sebagai tujuan dari Program Customs Visits Customer (CVC) pada Kamis, 29 Agustus 2019 lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, Bandung - Bea Cukai Bandung kali ini memilih PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PT DI, sebuah industri pesawat terbang satu-satunya di Indonesia sebagai tujuan dari Program Customs Visits Customer (CVC) pada Kamis, 29 Agustus 2019 lalu. Bea Cukai Bandung yang dipimpin langsung Kepala Kantor, Dwiyono Widodo, disambut oleh Sukat Wiyanto, Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Dirgantara Indonesia.

PT. Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat Mandiri (KB Mandiri) di wilayah kerja Kantor Bea Cukai Bandung. PT Dirgantara Indonesia memiliki keahlian utama dalam desain dan pengembangan pesawat terbang, manufaktur struktur pesawat terbang, produksi pesawat terbang, perbaikan persawat terbang hingga layanan untuk pesawat terbang sipil dan militer.

"Semoga dengan ditetapkannya PT Dirgantara Indonesia sebagai perintis KB Mandiri di lingkungan Bea Cukai Bandung ini dapat menjadikan sinergi antara Bea Cukai dengan PT DI semakin baik, serta dapat memajukan industri penerbangan di Indonesia tentunya," ujar Dwiyono.

Kunjungan ke PT Dirgantara Indonesia juga dilakukan karena PT DI akan melaksanakan ekspor pesawat terbang ke Thailand, disusul dengan beberapa negara lainnya yakni Nepal dan masih banyak lagi. PT Dirgantara Indonesia juga saat ini sedang mengembangkan pesawat semi drone (berawak dan tanpa awak pesawat) dan bekerjasama dengan pemerintah Republik Korea.

“Kami akan dukung industri dalam negeri agar dapat bersaing dengan industri luar negeri. Bea Cukai selaku Industrial Assistance berfungsi memajukan industri dan mengajak perusahaan yang belum merasakan fasilitas Bea Cukai agar dapat menggunakannya. Ke depannya kami harap fasilitas ini akan meningkatkan investasi dan memberi dampak ekonomi yang baik untuk negara,” Tutup Dwiyono.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas