Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir di Jakarta

Banjir Parah di Sunter dan Kelapa Gading, Beberapa Perusahaan Berlakukan Situasi Darurat

"Motor saya terendam air dua kali di Jalan Pegangsaan Dua dan saat akan masuk kantor. Mobil saja tidak berani masuk kantor ini," ujarnya.

Banjir Parah di Sunter dan Kelapa Gading, Beberapa Perusahaan Berlakukan Situasi Darurat
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTANA
Banjir di Jl Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Selasa (21/2/2017) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hujan deras yang terus menerus melanda kawasan Jabodetabek membuat beberapa kawasan ibu kota terendam banjir, Selasa (21/2/2017) pagi.

Tak terkecuali di area bisnis industri Sunter dan Kelapa Gading di Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Kemacetan parah terjadi di Jalan Pegangsaan Dua, yang menjadi salah satu penghubung utama kedua kawasan tersebut.

Di kawasan tersebut air menggenang setinggi 50 cm membuat kendaraan roda dua dan empat tak berani lewat sehingga menimbulkan kemacetan sepanjang 1 km.

Hal tersebut mengakibatkan aktifitas bisnis di kawasan itu terhambat.

Baca: Hujan Deras di Jakarta, Aksi Demo 212 Desakkan Hak Interpelasi Ahok Tetap Dilanjutkan

Dimas Rizky (26) seorang karyawan swasta yang bekerja di kawasan Sunter mengaku perusahaannya menetapkan status "Force Majeur" melihat situasi banjir kali ini.

Force Majeure adalah terhentinya aktifitas karena kejadian yang di luar kemampuan manusia untuk mengatasinya.

"Kalau Force Majeure biasanya diberi toleransi keterlambatan bahkan boleh libur kalau situasi banjir memang tidak memungkinkan untuk dilewati," ujarnya kepada Tribunnews.com.

Jalan di depan gerai ACE Hardware Kelapa Gading, Jakarta Utara, berubah seperti sungai akibat tingginya luapan air ke jalan raya
Jalan di depan gerai ACE Hardware Kelapa Gading, Jakarta Utara, berubah seperti sungai akibat tingginya luapan air ke jalan raya (ISTIMEWA)

Dimas yang berdomisili di Bekasi Timur, Jawa Barat mengaku membutuhkan perjuangan ekstra untuk mencapai kantornya di kawasan Jalan Gaya Motor I.

"Motor saya terendam air dua kali di Jalan Pegangsaan Dua dan saat akan masuk kantor. Mobil saja tidak berani masuk kantor ini," ujarnya.

Baca: Jaringan KRL Commuter Terganggu, Penumpang Berangkat Kerja Menumpuk di Stasiun Manggarai

Hujan deras terus mendera kawasan Jabodetabek sejak Senin (20/2/2017) malam hingga pagi ini.

Genangan air bahkan memenuhi ruas jalan utama di kawasan Grogol, Jakarta Barat, dan Cawang, Jakarta Timur yang mencapai 30 cm.

Ikuti kami di
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas