Perang Suku Bunga KPR Penjualan Harvest City Naik 35 Persen
Di tengah belum pulihnya kondisi pasar properti, perbankan harus memiliki strategi jitu, agar konsumen properti, baik end user maupun investor punya a
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini, suku bunga KPR perbankan rata-rata antara 6 persen hingga 9 persen.
Di tengah belum pulihnya kondisi pasar properti, perbankan harus memiliki strategi jitu, agar konsumen properti, baik end user maupun investor punya alasan memilih KPR yang ditawarkannya.
Genderang perang awal tahun ini mulai ditabu oleh Bank Central Asia (BCA) di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60, bulan Februari 2017, yang menawarkan suku bunga sangat menarik, yaitu Fixed (tetap) 6 persen selama 2 tahun, Cap 6,88 persen selama 3 tahun berikutnya, dan setelah itu floating rate (bunga pasar).
Tak mau kalah, selang beberapa lama, bank plat merah, Bank Mandiri menawarkan suku bunga promo lebih rendah tipis, yaitu Fixed 5,99 persen 2 tahun pertama, kemudian 6,75 persen 2 tahun berikutnya.
Ada lagi Bank CIMB Niaga dengan inovasi promo Fixed 6,75 persen 2 tahun pertama, setelah itu Fixed 7,25 persen selama 5 tahun. Sementara Bank BTN Fixed 8,5 persen 1 tahun, kemudian berturut-turut Fixed 9 persen 2 tahun, Fixed 9,5 persen 3 tahun, dan Fixed 10,25 persen 5 tahun.
Menurut Leonard Suprijatna, Marketing Manager Harvest City perang suku bunga KPR ini sangat menguntungkan konsumen. Disamping suku bunga jauh lebih rendah, sehingga cicilannya semakin ringan, konsumen juga diuntungkan, karena perbankan berlomba-lomba memberikan banyak kemudahan dalam mengakses fasilitas KPR.
“Konsumen saat ini berada dalam posisi yang menguntungkan, karena banyak pilihan bank KPR," kata Leonard, Rabu (26/4/2017).
Persaingan ketat suku bunga KPR rendah, kata Leonard, berimbas positif terhadap penjual rumah di Harvest City, Cibubur, dimana sekitar 90 persen pembeli rumah (konsumen) di Harvest City menggunakan fasilitas KPR.
Inilah yang membuat penjualan rumah pada triwulan pertama (Januari hingga Maret) 2017 di perumahan skala kota ini, naik 35 persen dibanding triwulan yang sama di tahun 2016. Dalam tiga pertama 2017 ini, Harvest City berhasil membukukan transaksi sekitar Rp100 miliar.
"Dengan harga mulai Rp 250 jutaan dan DP (down payment) minimal 10 persen, jika di-KPR-kan, cicilannya paling-paling hanya Rp2 jutaan per bulan,” jelas Leonard.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.