Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sebelum Dirutnya Ditangkap Bareskrim, Gudang PT Garam Sudah Duluan Disegel

"Kami hanya menjalankan penugasan yakni mengimpor bahan baku garam konsumsi dan itu yang kami lakukan."

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Sebelum Dirutnya Ditangkap Bareskrim, Gudang PT Garam Sudah Duluan Disegel
KONTAN
Achmad Budiono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebelum Tim penyidik Direktorat II Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap Direktur PT Garam (Persero) Achmad Boediono di rumahnya, Perumahan Prima Lingkar Luar, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (10/6/2017) siang, mereka sudah lebih dulu menyegel gudang PT Garam yang berlokasi di Jalan Kapten Darmo Sugondo, Gresik, Jawa Timur.

Gudang yang disegel ini menampung 75.000 ton garam yang sedianya digunakan untuk bahan baku industri garam skala besar dan kecil yang beroperasi di dalam negeri.

Direktur Utama PT Garam Ahmad Budiono sebelum ditangkap sempat memberikan pernyataan kepada media.

Dia menyayangkan penyegelan yang dilakukan Tim Satuan Tugas Penanganan Pangan Pusat dan Polda Jatim atas gudang tersebut.

Baca: Mabes Polri Tangkap Dirut PT Garam Lantaran Manipulasi Impor 75 Ton Garam

"Kami hanya menjalankan penugasan yakni mengimpor bahan baku garam konsumsi dan itu yang kami lakukan," ujarnya kepada Kontan, Kamis (8/6/2017) lalu.

Achmad Boediono mengklaim, penyegelan gudang ini akan berdampak pada adalah distribusi bahan baku garam kepada industri akan terhambat.

Rekomendasi Untuk Anda

Efeknya, harga garam di pasar bisa semakin tinggi apalagi dalam suasana menjelang Lebaran.

Terkait tudingan penyelewengan izin impor garam impor untuk industri ke konsumsi sebagai alasan penyegelan gudang di Gresik tersebut, Ahmad enggan menjawab.

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas