Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rudiantara Jadi Dirut PLN

Anak Buah Erick Thohir Beberkan Alasan Istana Plot Rudiantara Jadi Calon Dirut PLN

Pihak Istana, melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut Rudiantara akan menjadi pimpinan atau bos di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Anak Buah Erick Thohir Beberkan Alasan Istana Plot Rudiantara Jadi Calon Dirut PLN
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara pada konferensi pers Halodoc dan BPJS Kesehatan di The Hermitage Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Halodoc bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mengembangkan dan memperluas layanan kesehatan digital yang dapat memudahkan masyarakat Indonesia dalam urusan kesehatan. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Arya Sinulingga menyebut Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara cocok memimpin perusahaan berpelat merah, termasuk PT PLN (Persero).

Dia menilai, Rudiantara sudah berpengalaman dalam memimpin kementerian dan perusahaan telekomunikasi. Beberapa perusahaan telekomunikasi yang pernah ditangani Rudiantara, antara lain Indosat, Telkomsel, Excelcomindo, dan Telkom.

"Kita kan tau pak Rudiantara ini orangnya berasal dari sebelum jadi menteri dari swasta juga, dan juga sudah pengalaman pimpin perusahaan telekomunikasi jadi pengalaman di perusahaan besar kita liat menjadi acuan kita ketika mengambil orang yang akan pimpin BUMN," kata Arya di Kementerian BUMN, Selasa (26/11/2019).

Selain itu, Rudiantara dinilai sudah paham mengenai kebijakan yang menyangkut publik.

Baca: Penjelasan Arya Sinulingga tentang Kabar Susi Pudjiastuti dan Ignasius Jonan Masuk BUMN

"Itu jadi pertimbangan yang kami rasakan cukup matang untuk memimpin perusahaan sekelas PLN.

Meski begitu, dia belum memastikan kebenaran informasi bahwa Rudiantara akan menjadi Direktur Utama di perusahaan setrum tersebut. Arya mengaku, kementeriannya belum menerima surat resmi bahwa Rudiantara akan menjadi Dirut PLN.

"Karena suratnya belum kami lihat, surat kan sampainya ke Pak Erick Thohir. Pak Erick masih di luar negeri jadi kita nunggu Pak Erick turun dari Korea sampai Jakarta baru kita lihat suratnya itu, karena strategis langsung ke Pak Menteri, baru kita tahu isinya, karena pasti isinya enggak hanya masalah Dirut tapi semua, supaya klop apa saja yang ada itu bisa kita ketahui,” jelasnya.

Sebelumnya, pihak Istana, melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut Rudiantara akan menjadi pimpinan atau bos di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Mudah-mudahan segera dilantik," kata Pramono di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Namun, terkait posisi Rudiantara nantinya di PLN, Pramono tidak menyebut apakah menjadi komisaris utama atau direktur utama.

"Mudah-mudahan segera dilantik, yanmng jelas sudah ditandatangani," paparnya.

Proses penunjukan mantan Menteri Komunikasi dan Informasi itu, kata Pramono, sudah melewati persetujuan Presiden Joko Widodo melalui seleksi Tim Penilaian Akhir (TPA).

"Tadi saya sudah bilang, sudah ditandatangani dan sekarang bolanya di Menterk BUMN," ucap Pramono.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas