Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ini yang Bisa Dilakukan Pemerintah untuk Pertahankan Startup Seperti Nodeflux

Dalam era disrupsi digital ini, begitu banyak perusahaan rintisan atau startup yang lahir dan mulai membangun ekosistem inovasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
zoom-in Ini yang Bisa Dilakukan Pemerintah untuk Pertahankan Startup Seperti Nodeflux
Istimewa
Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki era revolusi industri 4.0, pemerintah terus mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk yang berfokus pada bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) untuk meningkatkan perekonomian bangsa.

Pembangunan SDM juga menjadi salah satu fokus pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk menjadikan Indonesia sebagai negara mandiri dan berdaya saing.

Dalam era disrupsi digital ini, begitu banyak perusahaan rintisan atau startup yang lahir dan mulai membangun ekosistem inovasi.

Startup-startup ini memiliki concern yang berbeda-beda dan tentunya sangat potensial untuk dikembangkan.

Satu diantara begitu banyak startup potensial karya anak bangsa yang tengah hangat diperbincangkan adalah Nodeflux.

Lahir sejak 2016 lalu, Nodeflux menjadi startup yang memiliki produk terdepan melalui fokusnya pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Perlu diketahui, kecerdasan buatan saat ini tengah menjadi tren teknologi dunia yang digadang-gadang akan semakin booming di masa depan.

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak perusahaan teknologi yang berlomba untuk mengembangkan teknologi satu ini demi memudahkan pekerjaan mereka.

Nodeflux pun hadir menyediakan solusi teknologi pengenalan wajah yang dihubungkan melalui kamera pengawas atau CCTV ke database kependudukan.

Saat ini, teknologi seperti ini telah digunakan pemerintah Tiongkok pada hampir seluruh jalan raya di negara itu.

Di negeri tirai bambu itu, tentunya sangat mudai menjumpai kamera CCTV yang telah terpasang pada banyak sudut jalan.

Mulai dari sudut bangunan sekolah, perkantoran, pertokoan, rumah makan, fasilitas transportasi umum, jembatan penyeberangan, bahkan hingga jalan kecil untuk para pejaln kaki.

Kecerdasan buatan yang berbasis mesin atau komputer ini memang dapat melakukan kegiatan berpikir, selayaknya apa yang dilakukan manusia.

Namun seperti apa upaya yang harus dilakukan pemerintah untuk mempertahankan generasi muda Indonesia yang memiliki inovasi seperti ini ?.

Tribunnews pun menanyakan hal tersebut kepada Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang juga seorang Ahli Kecerdasan Buatan Hammam Riza.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas