Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Penting Buat Milenial, Siapkan Dana Darurat Sejak Dini Saat Pandemi Covid-19

Menurut Franky, menyiapkan dana darurat sebaiknya dilakukan sedini mungkin sebelum menunggu terjadinya krisis atau musibah.

Penting Buat Milenial, Siapkan Dana Darurat Sejak Dini Saat Pandemi Covid-19
IST
Menyiapkan dana darurat sebaiknya dilakukan sedini mungkin sebelum menunggu terjadinya krisis atau musibah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dana darurat dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun rumah tangga merupakan aspek penting, terlebih ketika terjadi suatu hal tak diinginkan.

Contohnya saat dalam kondisi pandemi corona atau Covid-19 yang telah memicu krisis finansial dan banyak aktivitas bisnis terhenti.

"Sayangnya belum semua orang memahami pentingnya dana darurat, bahkan tak memilikinya," ujar Chief Investment Officer dan Co-Founder FUNDtastic Franky Chandra melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Menurut Franky, menyiapkan dana darurat sebaiknya dilakukan sedini mungkin sebelum menunggu terjadinya krisis atau musibah.

Karena itu, ia menyarankan agar generasi milenial untuk segera memiliki
tabungan untuk dana darurat sejak dini untuk mencegah atau mengurangi
musibah finansial.

Baca: Daihatsu Ajak Konsumen Aktif di Medsos Lewat Kampanye Seru Bareng Sahabatku

"Ketika terjadi kondisi krisis seperti pandemi saat ini, tak sedikit orang
yang mengalami kesulitan secara finansial," kata Franky.

Dana darurat sendiri, lanjutnya, adalah sebagian dana yang disisihkan dari pemasukan bulanan dan hanya digunakan dalam kondisi tertentu dan darurat, misalnya terkena PHK atau musibah lainnya.

Baca: Tampang Lebih Macho, All New BMW X6 Hanya Dijual 10 Unit

Dana ini sebaiknya dialokasikan secara terpisah dari tabungan sehari-hari dengan porsi beragam, tergantung besarnya pemasukan dan pengeluaran.

Namun, Franky menyampaikan, dana darurat umumnya minimal 10 persen per bulan dan besarannya minimal enam bulan dari pengeluaran bulanan.

Baca: Lebaran, Kendaraan Menuju Rest Area Akan Dibatasi, Istirahat Maksimal 30 Menit

Persiapan dana darurat ini bisa dilakukan melalui beberapa cara, baik menabung secara konvensional seperti tabungan atau emas dan menabung sambil berinvestasi misalnya reksa
dana.

Dia menambahkan, FUNDtastic bekerja sama dengan OCBC NISP dalam membuat program tabungan untuk dana darurat.

Tujuannya yakni untuk membantu nasabah untuk mempersiapkan dana darurat sekaligus memberi tambahan dana Rp 200.000 untuk berinvestasi.

“Kami memahami pentingnya peranan dana darurat dalam pengelolaan keuangan pribadi. Untuk itu, kami
merancang program ini agar nasabah tak hanya sekedar menyisihkan dananya di tabungan, tapi juga mendapatkan hasil optimal dari investasi,” pungkasnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas