Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Rencana Kenaikan Cukai Rokok Dikhawatirkan Memukul Industri Tembakau di Tengah Pandemi Covid-19

Jika pemerintah tidak menaikkan cukai rokok akan menyelamatkan ratusan ribu hingga jutaan tenaga kerja sektor industri rokok dan perkebunan tembakau.

Rencana Kenaikan Cukai Rokok Dikhawatirkan Memukul Industri Tembakau di Tengah Pandemi Covid-19
dok AMTI
petani tembakau 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri hasil tembakau (IHT), termasuk salah satu industri yang terpukul dan menderita akibat adanya wabah Covid-19.

Padahal IHT merupakan salah satu industri strategi yang menggerakan ekonomi masyarakat.

Selain menyerap jutaan tenaga kerja di industri rokok juga tenaga kerja di sektor perkebunan serta sektor turunan lainnya.

Karena itu pemerintah harusnya melindungi IHT dengan cara tidak menaikan cukai rokok di tahun 2021 mendatang.

Jika pemerintah tidak menaikkan cukai rokok akan menyelamatkan ratusan ribu hingga jutaan tenaga kerja di sektor industri rokok dan perkebunan tembakau.

Menyelamatkan IHT nasional merupakan bagian dari menyelamatkan perekonomian nasional agar perekonomian nasional tidak terseret ke jurang resesi.

Sebaliknya, jika pemerintah menaikkan cukai rokok hanya akan menambah beban industri nasional.

Mengingat tahun 2019 lalu pemerintah sebagaimana tertuang dalam PMK (Peraturan Menteri keuangan) No. 152/ 2019 telah menaikkan cukai dan harga jual eceran rokok masing-masing sebesar 23 dan 35 perten.

Baca juga: Pimpinan MPR Dialog dengan Pengurus APTI Bahas Simplifikasi dan Kenaikan Cukai Rokok

Hal tersebut disampaikan pelaku industri rokok yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Rokok Indonesia (Gapero) dan petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) kepada di Jakarta, Senin (12/102020).

"Perekonomian kita saat ini sedang mengalami resesi. Sementara di tahun 2021 itu kemungkinan baru masuk masa recovery atau pemulihan ekonomi. Apalagi wabah Covid 19 belum tahu kapan akan berakhir," tegas pengurus Gapero yang juga ketua Gapero Surabaya Sulami Bahar.

Halaman
1234
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas