Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cerita Petani Milenial Hidupkan Lahan Sempit di Bogor dengan Pertanian

Para anak muda yang tergabung dalam Kelompok Tani Leuit Jajaka justru menjadikan masa pandemi sebagai ajang untuk bereksperimen

Cerita Petani Milenial Hidupkan Lahan Sempit di Bogor dengan Pertanian
ist
Ketua Relawan Indonesia Bersatu Sandiaga Uno menanam bibit sayuran bersama Kelompok Tani Leuit Jajaka di Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/12/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menurunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas sosial untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 menjadi pukulan berat bagi perekonomian Indonesia.

Mahalnya harga kebutuhan pokok membuat rumah tangga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan yang diperlukan di masa pandemi Covid-19.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para petani milenial di Kampung Pabuaran, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat untuk menyerah pada masa sulit.

Baca juga: Pengamat Prediksi Jokowi Lebih Pilih Sandiaga Uno Ketimbang Fadli Zon untuk Jadi Menteri KKP

Para anak muda yang tergabung dalam Kelompok Tani Leuit Jajaka justru menjadikan masa pandemi sebagai ajang untuk bereksperimen dalam mengembangkan hasil tani di wilayah Bogor.

Salah satu yang sukses dikembangkan adalah budikdamber.

“Awalnya, kami berpikir bagaimana caranya menghasilkan uang untuk jajan selama pandemi,” ujar Aditya Pratama Hermon, Ketua Leuit Jajaka dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/12/2020).

Di saat mayoritas pemuda sibuk bersosial media, Aditya dan teman-temannya memilih berkutat di bawah teriknya matahari.

Baca juga: Pelatihan 1.000 UKM Sabang-Merauke, Sandiaga Uno: Kuncinya Kolaborasi dan Adaptasi

Di balik keterbatasan yang mengadang, mereka ingin memastikan agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.

Kelompok Tani Leuit Jajaka, lanjut Aditya, terus berupaya untuk berinovasi di tengah sempitnya lahan pertanian di kawasan Kota Bogor dengan metode tanam yang efisien di lahan seluas 500 meter.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas