Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pakar: Main Saham di Trading Harian Sama Saja Judi, Bukan Investasi

Sepanjang pandemi, trading atau transaksi perdagangan harian menjadi sangat populer, terutama di kalangan anak muda.

Pakar: Main Saham di Trading Harian Sama Saja Judi, Bukan Investasi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Jurnalis memotret layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (10/9/2020). Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK -  Sepanjang pandemi, trading harian atau transaksi perdagangan saham harian menjadi sangat populer, terutama di kalangan anak muda.

Dalam banyak kasus, mereka belum pernah berinvestasi di pasar saham sebelumnya.

Melansir CNBC, kebijakan penguncian yang disebabkan oleh virus corona memberi mereka banyak waktu untuk mencoba aplikasi perdagangan.

Saat jutaan warga Amerika menganggur, mereka mungkin berpikir trading adalah cara untuk mengganti pendapatan yang hilang.

Selain itu, semakin berkurangnya taruhan olahraga atau akses ke kasino telah mendorong para penjudi untuk menjelajahi tren perdagangan harian.

Namun, banyak pakar investasi memperingatkan bahwa trading harian dapat berakhir dengan buruk.

Bahkan, investor yang merupakan Pimpinan ETF O'Shares Kevin O'Leary, telah membandingkan trading harian dengan perjudian.

“Day trading bukanlah investasi. Perdagangan harian adalah perjudian. Tidak ada yang salah dengan itu."

"Tidak ada yang salah dengan Las Vegas juga. Tapi itu bukan investasi," jelas O'Leary kepada CNBC.

Menurutnya, perbedaan antara perdagangan harian dan investasi adalah investasi memasukkan uang ke pasar dengan pandangan untuk jangka panjang.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas