Penyeberangan Bakauheni-Merak Jadi Penyangga Kelancaran Pasokan Logistik ke Pulau Jawa
Konektivitas penyeberangan di lintas Merak - Bakauheni sangat vital menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
Editor: Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bambang Ismoyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ASDP Indonesia Ferry mendukung penuh Pemerintah dalam mempercepat program pemulihan ekonomi nasional dengan menghadirkan layanan penyeberangan, khususnya untuk angkutan logistik demi menjamin pasokan barang pokok tetap stabil di Jawa dan Sumatera.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, konektivitas penyeberangan di lintas Merak - Bakauheni sangat vital menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
Khususnya Provinsi Lampung sebagai daerah penyangga dan pintu gerbang Pulau Sumatera. Dia mengatakan, Lampung menjadi pemasok komoditi pertanian yang sangat besar.
"Tidak hanya ke 5 Provinsi di Pulau Sumatera tetapi juga DKI Jakarta yang menjadi pasar utama penyerap komoditas perkebunan besar, peternakan sapi dan perikanan," jelas Ira dalam keterangannya, Sabtu (27/2/2021).
Baca juga: Gelombang Tinggi, ASDP Hentikan Penyeberangan Kapal Fery dari Kupang Hingga 31 Januari 2021
"Hasil-hasil pertanian dan perkebunan dibawa ke Jawa dengan kapal ekspres ASDP agar tetap terjaga kesegarannya," lanjutnya.
Dia mengatakan, lintas Merak - Bakauheni sangat berperan dalam mendongkrak perekonomian daerah karena moda ferry sangat dibutuhkan dalam memperlancar pengiriman bahan baku dan hasil produksi dari Sumatera ke Jawa maupun sebaliknya.
Baca juga: Awal Maret, Layanan Tes GeNose C19 Bakal Digunakan di Dermaga Penyeberangan
ASDP Indonesia Ferry menyiapkan armada dan fasilitas di rute Merak-Bakauheni.
"Hal ini penting agar kehadiran ASDP tidak menjadi bottleneck, tetapi berperan penting dalam kelancaran arus penumpang dan barang. Apalagi, dengan telah beroperasinya tol Trans Sumatera, maka layanan penyeberangan juga harus tetap prima dan andal," tutur Ira.