Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Royalty Musik Kepada Ribuan Pencipta Lagu dan Ahli Waris Didistribusikan LMK KCI

Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia (KCI) yang mengelola Hak Cipta Performing Right bagi para pencipta lagu

Royalty Musik Kepada Ribuan Pencipta Lagu dan Ahli Waris Didistribusikan LMK KCI
dok pribadi
Dharma Oratmangun (kiri) dan Enteng Tanamal (kanan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia (KCI) yang mengelola Hak Cipta Performing Right bagi para pencipta lagu, mulai hari Senin 12 April 2021, mendistribusikan royalti kepada para Pemilik Hak Cipta maupun ahli waris di bidang musik yang memberi kuasa kepada LMK KCI.

Karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19, seperti tahun 2020 lalu, pembagian royalti oleh KCI ini akan dilakukan dengan cara transfer perbankan. Oleh karena itu para pencipta lagu atau ahli waris diwajibkan menyampaikan nomor rekeningnya kepada petugas di KCI..

Ketua Umum LMK KCI, Dharma Oratmangun menjelaskan bahwa sepanjang 2020-2021 ini besaran royalty yang didistribusikan di tahapan ini menurun. Hal itu disebabkan menurunnya 14 komponen industry musik pertunjukan.

“Kita semua tahu pendapatan Industri musik pertunjukan di 14 komponen, mengalami penurunan, namun dengan kondisi tersebut KCI terus mengupayakan untuk memberikan royalty bagi pemberi ribuan kuasa. Tentunya yang dibagikan sekarang adalah, sisa dari pendapatan dari tahun 2020. Pendapatan yang nanti, akan dibagikan lagi di tahun 2021," ungkap Dharma Oratmangun saat ditemui di kantor KCI, Kamis (15/04/21) lalu.

Lebih lanjut Dharma berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga industry musik pertunjukan bisa segera kembali bangkit dan produktif seperti semula.

“Kita berharap penanggulangan Covid-19 ini berjalan baik dan akan segera pulih, sehingga berdampak baik dan mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara positif, kususnya dibidang jasa industry musik pertunjukan. Dengan demikian, akan berdampak baik pula bagi pendapatan royalty di tahun 2021," Dharma Oratmangun.

Pandemi Covid memang sangat berpengaruh bagi pendapatan royalty, Hal itu dikemukakan oleh Bendahara Umum KCI Slamet Adriadie. Jika pada tahun lalu KCI mendistribusikan royalty 4 Miliar termasuk PPH23 . Untuk tahapan tahun ini mengalami penurunan yang cukup tajam, hanya sekitar 1,2 Miliar Rupiah.

“ Tahun ini royalty yang didistribusikan turun drastis, hanya sekitar 1,2 miliar Rupiah setelah dipotong pajak. Penurunan ini karena banyak para user seperti karaoke yang tutup tidak beroprasi karena pandemi Covid-19, jadi royaltynya menurun”, jelas Adriyadie.

Tanggapan Ketua Dewan Pembina KCI dan Ketua Umum KCI Terkait Terbitnya Peraturan Pemerintah No.56 Tahun 2021.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Dewan Pembina KCI H. Enteng Tanamal menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas terbitnya PP No. 56 Tahun 2021. Tetapi ada berbagai catatan yang harus diselesaikan. Terutama mengenai kekuasaan LMKN untuk memungut atau mngkolek Royalty.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas