Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ekspansi ke IKN, BEBS Tandatangani Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam Rp 900 Miliar

Untuk Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam dilakukan dengan PT Muara Badak Pratama

Ekspansi ke IKN, BEBS Tandatangani Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam Rp 900 Miliar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun IHSG ditutup melemah 0,95% ke level 5.979,07. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) memperluas jangkauan usaha dan pemasaran dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pengalihan Kontrak Kerjasama Pengelolaan Tambang Batu serta Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam senilai Rp 900 miliar.

Penandatanganan MoU dan Kontrak Jual Beli dilakukan pada hari Rabu 9 Juli 2021 di Subang, Jawa Barat.

BEBS melakukan MoU Pengalihan Kontrak Kerjasama Pengelolaan Tambang Batu dengan PT Sumber Sentosa Adikarya (SSA) yang sebelumnya telah melakukan ikatan Perjanjian Kerjasama Operasional Pengelolaan Tambang bebatuan dengan CV Murind Persada.

Lokasi tambang batu dan mesin Crusher tersebut berada di Palu, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Dipicu Pengambilan Pasir dan Batu, Nyawa Oktovianus Babu Melayang di Tangan Kerabatnya Sendiri

Untuk Kontrak Jual Beli Bahan Baku Material Alam dilakukan dengan PT Muara Badak Pratama.

Penandatanganan Jual Beli tersebut meliputi penyediaan batu split di Kalimantan Timur dengan volume sebanyak 3.000.000 m3 (tiga juta meter kubik) atau rata-rata sebanyak 50.000 m3  setiap bulannya plus minus 20 persen selama kurun 5 tahun ke depan.

Direktur Utama BEBS Hasan Muldhani mengungkapkan bahwa ekspansi pasar ke Kalimantan Timur merupakan langkah yang bagus untuk Perusahaan.

Presiden Joko Widodo telah menetapkan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur sehingga untuk mewujudkan rencana tersebut pemerintah perlu mempersiapkan pembangunan infrastruktur fisik.

“Dengan terpilihnya Kaltim sebagai calon ibu kota, maka akan berpengaruh kepada industri konstruksi di Kaltim.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas