Tribun Bisnis

Lokal BRIcerita

Ini Alasan Pria Lembang Pilih Jadi Nasabah BRI hingga Jadi Pengusaha Beromzet Ratusan Juta Per Bulan

Dia pun tidak kesulitan untuk membayar cicilan walaupun pinjamannya ke BRI cukup besar karena semua bidang usahanya sampai saat ini terus berkembang.

Editor: Content Writer
Ini Alasan Pria Lembang Pilih Jadi Nasabah BRI hingga Jadi Pengusaha Beromzet Ratusan Juta Per Bulan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Nardi S.Pd (42), seorang nasabah BRI asal Kampung Cikawari Nomor 3, RT 3/3, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini bisa menjadi pengusaha sukses berpenghasilan ratusan juta per bulan. 

TRIBUNNEWS.COM - Nardi SPd, (42) warga Kampung Cikawari, Nomor 3, RT 3/3, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sudah menjadi nasabah BRI sejak tahun 2002 hingga akhirnya dia menjadi pengusaha sukses.

Dengan menjadi nasabah BRI itu, dia kini memiliki beberapa usaha yakni 3 kios bakso, minimarket, dua kios penggilingan mie, rental mobil, bengkel las, isi ulang air, gas, dan saat ini tengah mengembangkan usaha hidroponik dengan omzet total Rp700 juta sampai 900 juta per bulan.

Nardi mengatakan, alasan memilih menjadi nasabah BRI ini karena BRI bisa disebut tidak melihat kasta. Dari masyarakat bawah hingga tinggi bisa menjadi nasabah BRI dan mendapat pinjaman untuk modal usaha.

"Alasan saya dulu milih jadi nasabah BRI karena mau pinjam Rp3 juta atau Rp4 juta juga bisa dilayani dan tetap direspons. Itu menurut saya kelebihannya," ujar Nardi saat ditemui di rumahnya, Senin (25/10/2021).

Kemudian, kata dia, unit dan cabang BRI juga menyebar di seluruh wilayah, sehingga hal ini bisa memudahkan nasabahnya untuk datang langsung ke kantor BRI baik itu unit maupun cabang.

"BRI itu dari satu kecamatan juga biasanya ada beberapa unit, terus ditambah lagi dengan adanya AgenBRILink yang jumlahnya hampir 450 ribu di seluruh Indonesia," katanya.

Selama menjadi nasabah BRI, ia sudah 3 kali meminjam uang dengan pencairan pertama Rp4 juta, lalu beberapa tahun kemudian Rp800 juta, dan terakhir Rp1,3 miliar.

Pinjaman tersebut digunakan untuk mengembangkan beberapa usahanya yang sudah beromzet Rp 700 juta hingga Rp 800 juta per bulan.

Kini dia pun tidak kesulitan untuk membayar cicilan tersebut walaupun pinjamannya ke BRI cukup besar karena semua bidang usahanya sampai saat ini terus berkembang. Bahkan, cicilan yang harus dibayar itu pernah mencapai Rp25 juta per bulan hingga Rp250 juta per bulan, sesuai jangka waktu yang ditentukan.

"Alhamdulillah kalau untuk cicilan sampai saat ini tidak ada kendala karena masih bisa dibayar dari semua usaha saya," ucapnya.

Apakah UMKM di sekitarmu memiliki kisah sukses seperti Nardi? Kamu bisa membagikan ceritamu dengan mengikuti blogging competition bersama Lokal BRICerita, lho. Ada hadiah hingga jutaan rupiah untuk tiga tulisan terbaik!

Klik link ini untuk informasi lebih lanjut mengenai blogging competition Lokal BRICerita. 

Penulis: Hilman Kamaludin / Editor: Taufik Ismail

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas