Manfaatkan Gedebog Pisang, UMK Camilan Ini Dapat Dukungan Modal dari PLN
Kelompok Perempuan Sejati mampu menyulap batang pohon pisang menjadi camilan khas yang banyak disukai pelanggan.
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Laporan Wartawan Tribunnews.,com, Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok Perempuan Sejati mampu melihat peluang bisnis dari batang pohon pisang.
Usaha Mikro Kecil (UMK) asal Depok ini menggunakan bahan lokal yang diolah menjadi produk camilan favorit yang punya cita rasa khas.
“Salah satunya kami menggunakan bahan yang kerap dibuang karena dianggap kurang berguna, yaitu gedebog pisang,” ujar Nurhayati, Ketua Kelompok Perempuan Sejati, Sabtu (25/6/2022).
Beruntung, usaha kecil milik kelompok ini mendapat bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB).
Baca juga: Wanita Ultra Mikro Mengikuti Pelatihan PNM hingga Mendapat NIB dan Menjadi Merchant Grab di Malang
Nurhayati mengatakan gedebog atau batang dari tumbuhan tersebut memang tak lazim digunakan sebagai bahan makanan.
Namun dirinya, membuktikan mampu menyulapnya menjadi camilan khas yang banyak disukai pelanggan.
“Kami menggunakan sisi dalam dari gedebog pisang. Ternyata banyak yang suka dengan cita rasanya,” imbuh Nurhayati
Kendati demikian, usaha Nurhayati dan 8 anggota kelompoknya tak selalu berjalan mulus.
Baca juga: Pegadaian Siapkan KUR Syariah Rp 5,9 Triliun untuk Pengembangan Usaha Super Mikro
Mereka sering terkendala dalam hal produksi akibat peralatan yang masih kurang memadai, sehingga kerap mengurangi kualitas produk.
“Padahal kami ingin produk kami punya kualitas yang baik dan konsisten, sehingga jumlah pelanggan bisa terus meningkat,” lanjut Nurhayati.
Hingga pada bulan Juni datang bantuan dari PLN UIP JBB melalui program PLN Peduli atau TJSL.
“Bantuan ini kami gunakan untuk pengadaan alat-alat produksi dan juga untuk sertifikasi produk,” jelasnya.
Baca juga: Pertamina Dorong Bangkitnya Pelaku Usaha Pariwisata dan Kuliner
General Manager PLN UIP JBB Octavianus Padudung, mengatakan, bantuan ini merupakan wujud dukungan PLN terhadap usaha kecil milik komunitas lokal masyarakat.
“Kami melihat sangat banyak UMK yang punya potensi besar untuk berkembang, salah satunya adalah Kelompok Perempuan Sejati ini,” ujarnya.
“Sayangnya, tidak semua punya akses yang sama untuk pengembangan, dan banyak yang terkendala masalah pendanaan sehingga dari segi penjualan dan pemasaran tidak bisa dicapai secara optimal,” imbuh Octavianus.
Melalui program TJSL dalam kategori pemberdayaan UMK, PLN UIP JBB melakukan pendampingan secara intensif untuk mencapai komunitas yang mandiri secara finansial.