Tribun Bisnis

SoftBank Vision Fund Diguncang Badai PHK, Pangkas 30 Persen Tenaga Kerjanya

Vision Fund, cabang modal ventura SoftBank, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, memangkas setidaknya 30 persen

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in SoftBank Vision Fund Diguncang Badai PHK, Pangkas 30 Persen Tenaga Kerjanya
MANIICHI.JP
SoftBank Group Corp 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Vision Fund, cabang modal ventura SoftBank, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran, memangkas setidaknya 30 persen dari tenaga kerjanya secara global atau sekitar 150 karyawan.

Berita ini muncul hampir dua bulan setelah CEO dan pendiri SoftBank, Masayoshi Son mengatakan perusahaan berencana melakukan beberapa pemotongan biaya karena kerugian sebesar 23,4 miliar dolar AS pada periode April hingga Juni tahun ini.

Belum dapat dipastikan kantor regional mana yang akan terkena dampak PHK. Vision Fund yang berkantor pusat di London ini, memiliki kantor di Amerika Serikat dan Asia. SoftBank menolak memberikan komentar mengenai hal ini.

Baca juga: SoftBank PHK Karyawan Vision Fund Gara-gara Merugi 23,1 Miliar Dolar AS

Melansir dari Techcrunch, sebagian besar rekor kerugian SoftBank, sekitar 17,3 miliar dolar AS terkait dengan Vision Fund, yang telah mendukung lebih dari 470 startup secara global dalam enam tahun terakhir.

Selama laporan pendapatan SoftBank pada bulan Agustus lalu, Son juga mengatakan beberapa pendiri unicorn tidak mau menerima valuasi yang lebih rendah dalam pendanaan baru, sehingga membuatnya percaya "musim dingin pendanaan untuk startup" dapat berlanjut lebih lama.

Selama laporan pendapatan, perusahaan asal Jepang ini mengatakan telah menurunkan 284 portofolionya pada kuartal terakhir, termasuk untuk perusahaan rintisan.

SoftBank baru-baru ini memangkas valuasi startup jaringan hotel yang berbasis di India, Oyo menjadi 2,7 miliar dolar AS.

Dalam penyesuaian besar lainnya, Klarna, perusahaan fintech Swedia yang didukung SoftBank mengumpulkan 800 juta dolar AS dalam pendanaan baru pada bulan Juli lalu, dengan valuasi mencapai 6,7 miliar dolar AS, turun dari valuasi 45,6 miliar dolar AS yang diberikan SoftBank pada perusahaan itu tahun lalu.

Terlepas dari kerugian besar, raksasa teknologi Jepang ini dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan Vision Fund ketiga, menurut artikel Wall Street Journal yang diterbitkan 14 September lalu.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas