Tribun Bisnis

Ada 200.000 Lowongan Kerja di Arab Saudi, 50 P3MI Teken MoU dengan Arco

50 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) meneken kerjasama dengan Arco Human Resources Company di Jakarta, Sabtu (2/10/2022).

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Ada 200.000 Lowongan Kerja di Arab Saudi, 50 P3MI Teken MoU dengan Arco
dok.
Penandatanganan MoU 50 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI)  dengan Arco Human Resources Company di Jakarta, Sabtu (2/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 50 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan ARCO Human Resources Company di Jakarta, Sabtu (2/10/2022).

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan kerja sama antara pelaku usaha Arab Saudi dan Indonesia di bidang ketenagakerjaan ini terkait perluasan kesempatan kerja ke Arab Saudi sebanyak 200.000 peluang kerja di berbagai sektor industri, dengan berbagai jenis jabatan.

Penandatanganan disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor .

Wamenaker menyatakan pihaknya mendukung kerja sama antara ARCO Human Resources Company dan puluhan P3MI.

"Ini sebuah harapan baru bagi masyarakat Indonesia untuk membuktikan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya sebagai pekerja non-formal, tapi mampu menjadi pekerja formal di segala bidang," kata Wamenaker dalam keterangannya.

Ia mengatakan, Arab Saudi saat ini fokus untuk menyongsong visi 2030.

Baca juga: BP2MI Diminta Fokus Benahi Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Arab Saudi menargetkan akan banyak pengembangan dan proyek di berbagai sektor yang membutuhkan banyak pekerja dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Dia berharap perusahaan Indonesia yang melakukan kerja sama untuk dapat memberikan jaminan kualitas dan tenaga kerja yang kompeten di masing-masing bidang yang nantinya akan ditempatkan.

Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Asal Cilacap Disebutkan Meninggal di Jepang, Ini Penyebabnya

"Kita harus pastikan bahwa pekerja migran Indonesia yang akan dilibatkan itu memiliki kompetensi," ucapnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas