Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perusahaan Teknologi Self-Driving Waymo PHK 137 Karyawan

Sebelumnya Waymo PHK sekitar 72 karyawan, sehingga total karyawan yang terkena PHK tahun ini berjumlah 209 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
zoom-in Perusahaan Teknologi Self-Driving Waymo PHK 137 Karyawan
HO
Perusahaan pengembang teknologi self-driving yang berbasis di Amerika Serikat, Waymo mengumumkan PHK terhadap 137 karyawan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA – Badai pemutusan hubungan kerja atau PHK di sejumlah perusahaan global tampaknya belum akan berakhir.

Terbaru, perusahaan pengembang teknologi self-driving yang berbasis di Amerika Serikat, Waymo mengumumkan pemangkasan terhadap 137 karyawan.

Ini bukan kali pertama Waymo melakukan PHK. Sebelumnya, perusahaan juga telah memangkas sekitar 72 karyawan, sehingga total karyawan yang terkena PHK tahun ini berjumlah 209 orang.

Baca juga: Pasca PHK Karyawan, Goldman Sachs Genjot Bisnis Aset Digital

Dalam sebuah memo kepada karyawan, CEO Waymo Dmitri Dolgov mengatakan PHK tersebut dilakukan untuk menyeimbangkan bisnis perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, pihaknya juga menyebut berkurangnya permintaan pasar terhadap teknologi swakemudi membuat perusahaan harus memangkas jumlah tenaga kerjanya.

Dolgov pun meminta maaf kepada karyawan yang terkena dampak PHK, sembari akan memberi kompensasi yang layak kepada mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami meminta maaf kepada karyawan yang terkena PHK. Ini merupakan langkah terakhir yang harus diambil perusahaan,” kata Dolgov.

Selain Waymo, beberapa raksasa teknologi lain telah terlebih dahulu mengumumkan PHK, yakni di antaranya Ericsson (8.500 karyawan). Twilio (1.500 karyawan).

iRobot (85 karyawan), Yahoo (1.000 karyawan), eBay (500 karyawan), Zoom (1.300 karyawan), Dell Technologies (6.650 karyawan), Pinterest (150 karyawan), PayPal (2.000 karyawan), Google (12.000 karyawan), Microsoft (10.000 karyawan), Salesforce 7.000 karyawan), IBM (3.900 karyawan) dan SAP (3.900 karyawan).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas