Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketua DPRD DKI Setujui Pengalihan Anggaran Rp 256 Miliar Untuk Bantu Penanganan Covid-19

DPRD DKI Jakarta memutuskan mengalihkan sejumlah rencana anggaran untuk penanganan virus corona atau Covid-19 di ibu kota.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ketua DPRD DKI Setujui Pengalihan Anggaran Rp 256 Miliar Untuk Bantu Penanganan Covid-19
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPRD DKI Jakarta memutuskan mengalihkan sejumlah rencana anggaran  untuk penanganan virus corona atau Covid-19 di ibu kota.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menyepakati realokasi anggaran sebesar Rp256,5 miliar dari hasil efisiensi kegiatan kunjungan kerja alat kelengkapan dewan (AKD), sosialisasi peraturan daerah, dan kegiatan reses dalam rapat pimpinan gabungan.

"Ini bentuk support kita dalam penanganan wabah Covid-19 ini. Karena itu semua kegiatan AKD kita nol-kan," ujar Prasetio usai memimpin Rapimgab di DPRD DKI Jakarta, Senin (27/4/2020).

Baca: Pasien Positif Covid-19 di Maluku Bertambah Menjadi 22 Orang

Adapun para pimpinan fraksi dan komisi juga menyepakati efisiensi realokasi anggaran untuk kegiatan reses, Bapemperda, pembahasan Banggar, Pansus, Bamus, Badan Kehormatan, kunker komisi dan sister city, serta penyelenggaraan giat pimpinan.

Selain melakukan realokasi anggaran, DPRD DKI turut memutuskan menyetop sejumlah kegiatan supaya pengalihan dana bisa lebih optimal dan membawa manfaat bagi masyarakat yang terdampak kebijakan PSBB.

Baca: 349 WNI ABK MV Explorer Dream Akan Dievakuasi Rabu Pekan Ini

"Apalagi perekonomian warga Jakarta yang terimbah Covid-19 ini semakin menurun. Kita sebagai wakil rakyat sudah harus berperan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kasus Corona di DKI Jakarta Alami Pelambatan Pesat  

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo mengatakan bahwa kasus Covid-19 di DKI Jakarta mengalami pelambatan yang cukup pesat.

Ia berharap ke depannya kasus Corona terus menurun.

"Khusus DKI Jakarta perkembangan terakhir kasus positif telah alami perlambatan yang pesat. Dan saat ini telah mengalami flat dan kita doakan semoga tidak terlalu banyak kasus positif yang terjadi," kata Doni dalam video conference,  Senin, (27/4/2020).

Baca: Ini 10 Kelurahan di Jakarta dengan Pasien Corona Terbanyak

Hal itu menurut Doni karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berjalan dengan baik.

Pelaksanaan PSBB tersebut telah dilaporkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan kepada Presiden Jokowi.

"Ini diakibatkan karena PSBB yang telah berjalan dengan baik," tuturnya.

Pemerintah DKI menurut Doni tegas dalam menerapkan PSBB.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas