Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Habiburokhman: Saya Bingung Ada Pelatihan Bikin Pempek 600 Ribu

Ia khawatir program yang diluncurkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini justru dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mengambil keuntungan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Habiburokhman: Saya Bingung Ada Pelatihan Bikin Pempek 600 Ribu
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra Habiburokhman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra Habiburokhman menyoroti program Kartu Prakerja dalam rapat dengar pendapat dengan KPK, Rabu (29/4/2020).

Ia khawatir program yang diluncurkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini justru dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mengambil keuntungan tertentu.

Baca: Cara Mengatasi Demam pada Anak, Ketahui Gejala dan Penyebabnya

"Sebenarnya ide Pak Jokowi sangat baik, dan saya tahu itu kalau dilaksanakan dengan baik akan sangat bagus. Tapi pelaksanaannya sangat mengkhawatirkan, jangan sampai Pak Jokowi ditipu sama anak kecil," kata Habiburokhman.

Kemudian, ia mencontohkan ada pelatihan online tentang pembuatan pempek sebesar Rp 600 ribu.

Ia merasa bingung harga pelatihan sebesar itu tak masuk akal.

Baca: Jokowi Langsung Datangi Rumah Warga untuk Bagikan Sembako Saat Pandemi Corona

"Ada dua aspek yang harus bapak awasi dalam konteks tipikor. Pertama, proses pengadaan jasa pelatihan. Saya orang Palembang, Pak. Saya bingung ada pelatihan bikin pempek Rp 600 ribu. Itu kan ada e-katalog, kalau misalnya bapak usut pengadaan," ujar Habiburokhman.

"Pempek ya gitu-gitu aja pak, (masak) Rp 600 ribu. Belajar saja sama istri saya di rumah, di YouTube itu gratis," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, dia meminta KPK untuk terus mengawasi pelaksanaan Kartu Prakerja.

"Jadi itu gimana penentuan harga itu, ada bikin kopi (harga pelatihannya) sekian ratus lebihlah, itu dikejar pak. Ini kita geregetan pak, kita pengin Pak Jokowi sukses dengan program Kartu Prakerja, jangan ada yang berani mengambil kesempatan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas