Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Menko Perekonomian Yakin Pelibatan TNI Dapat Sukseskan PPKM Mikro

Airlangga mengapresiasi dukungan TNI yang telah memberikan 30.219 pasukan dalam operasi PPKM Mikro di 7 provinsi prioritas, mulai 9-22 Februari 2021

Menko Perekonomian Yakin Pelibatan TNI Dapat Sukseskan PPKM Mikro
Tangkap layar kanal YouTube BNPB Indonesia
Airlangga Hartarto Bicara Soal PPKM: Bukan Pelarangan, Masyarakat Jangan Panik 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyakini dukungan TNI dalam penanganan pandemi Covid-19, dapat menyukseskan program PPKM Mikro.

"Kami mengapresiasi dukungan TNI yang telah memberikan 30.219 pasukan dalam operasi PPKM Mikro di tujuh provinsi prioritas untuk periode 9 sampai dengan 22 Februari 2021,” ujar Airlangga, Rabu (17/2/2021).

Airlangga yang juga sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menyebut, penyiapan 117 rumah sakit TNI turut membantu pemerintah dalam menangani pasien Covid-19.

"Sehingga masyarakat yang membutuhkan perawatan dapat tertolong," ucap Airlangga.

Menurut Airlangga, pemerintah juga meminta peran aktif dan dukungan dari Satpol PP, Bhanbinsar, Bhanbinkamtibmas, aparat bintara pembina desa, hingga pembina potensi maritim, dalam pelaksanaan PPKM Mikro.

Baca juga: Ketua Pengarah KPC-PEN, Airlangga Hartarto: Pemerintah Pastikan Vaksinasi Gratis Untuk Masyarakat

Baca juga: Petugas KAI Akan Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Tahap II dari Pemerintah

"Perlu adanya penegakan sosialisasi untuk melaksanakan 3M, 3T, serta membantu distribusi logistik di daerah zona merah berupa masker dan bantuan sosial," paparnya.

Di sisi lain, Airlangga memproyeksikan perekonomian Indonesia akan pulih pada tahun ini, di kisaran 4,5 persen hingga 5,5 persen.

Hal tersebut didukung adanya peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor.

"Proyeksi ini sejalan dengan outlook beberapa lembaga internasional, seperti World Bank, OECD, ADB dan IMF," tutur Airlangga.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas