Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bagaimana Vaksin Selama di Bulan Ramadan Nanti? Begini Kata Epidemiolog

Fatwa MUI menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa karena vaksin disuntikkan tidak melalui lubang tertentu pada manusia

Bagaimana Vaksin Selama di Bulan Ramadan Nanti? Begini Kata Epidemiolog
Tangkapan Layar YouTube Kompas TV
Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Vaksin menjadi upaya pemerintah untuk mengatasi penularan Covid-19.

Program ini terus dikejar dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2021 nanti.

Program ini tetap diselenggarakan meski bulan Ramadan.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa karena vaksin disuntikkan tidak melalui lubang tertentu pada manusia.

Menurut Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dicky Budiman tidak mengapa dilakukan vaksin selama puasa.

Di sisi lain ia menyarankan mungkin ada tiga pembagian waktu vaksin.

Pertama vaksinasi dilakukan pada pagi hari karena tidak begitu jauh jaraknya dengan sahur.

Baca juga: Muhammadiyah: Vaksinasi Tidak Membatalkan Puasa

Setelah makan, baru melakukan vaksinasi.

Menurutnya bisa dimulai dari jam 7 pagi. Sehingga setelahnya bisa beristirahat sejenak.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas