Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Ini Beda Efikasi dan Efektivitas, Penentu Kualitas Vaksin

efikasi merupakan suatu hasil pengukuran yang diperoleh setelah uji klinik, dimana angka diperoleh dari hasil uji klinik.

Ini Beda Efikasi dan Efektivitas, Penentu Kualitas Vaksin
Tribunnews/Irwan Rismawan
Lansia mengikuti vaksinasi Covid-19 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (12/4/2021). Program vaksinasi Covid-19 ini adalah wujud komitmen Lippo Malls Indonesia dalam mendukung Pemerintah merealisasikan target 1 juta vaksin per hari melalui Gerakan Bersama Sukseskan Program Vaksinasi Nasional. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - lstilah efikasi dan efektivitas menjadi familiar di masa pandemi Covid-19.

Keduanya kerap dihubungkan dengan vaksin, yakni sebagai penentu kualitas vaksin.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Prof Amin Subandrio menuturkan, kedua istilah tersebut sering dianggap sama, meski sebenarnya agak berbeda.

Baca juga: Polemik Vaksin Nusantara, Ketua Satgas IDI Harap Ada Komunikasi antara BPOM dengan Pembuat Vaksin

"Istilah sekarang itu beda-beda tipis antara efikasi dan efektivitas," ujarnya beberapa waktu lalu.

Amin menerangkan, efikasi merupakan suatu hasil pengukuran yang diperoleh setelah uji klinik, dimana angka diperoleh dari hasil uji klinik.

Baca juga: Divaksinasi Saat Puasa, Ini yang Perlu Disiapkan Lansia

"Dalam uji klinik semua terkendali, mulai subyek, vaksin siapa yang menyuntikan terkendali, semua kondisi terkendali. Sehingga kondisi yang diharapkan adalah ideal," terangnya.

Sementara, efektivitas diukur setelah vaksin dipasaran atau diberikan kepada umum, dalam artian semua subyek dan kondisi sudah tidak lagi ideal.

"Subyek kita gak kenal, tidak terdaftar, kondisi vaksin juga belum tentu stabil karena alur distribusi. Jadi efektivitas diperoleh dari ketika melakukan vaksinasi," ungkap Amin

"Jadi itu bedanya efikasi dan efektivitas," imbuhnya.

Ia menekankan, sekalipun vaksin telah selesai uji klinik dan diberikan kepada masyarakat, pengawasan pada mutu dan keamanan dilakukan secara berkala.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas