Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Kemenkes: Distribusi Vaksin Covid-19 Kini Langsung ke Kabupaten

dalam rangka efisien dan menjaga mutu vaksin, vaksin dikirimkan dari pusat langsung ke kabupaten atau kota tanpa singgah di ibukota provinsi.

Kemenkes: Distribusi Vaksin Covid-19 Kini Langsung ke Kabupaten
Tribunnews/Herudin
Komika Arie Kriting menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Senin (19/4/2021). Vaksinasi tersebut diberikan kepada 500 pekerja seni dan budayawan di Jabodetabek. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan melakukan perubahan kebijakan terkait distribusi vaksin.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan, dalam rangka efisien dan menjaga mutu vaksin, vaksin dikirimkan dari pusat langsung ke kabupaten atau kota tanpa singgah di ibukota provinsi.

"Kita bisa bayangkan seperti kepulauan NTT misalnya, dari pusat ke provinsi, dari provinsi lanjut ke kabupaten kota yang ada bandara. Padahal dari Jakarta bisa ada penerbangan langsung ke kabupaten atau kota, kenapa harus bolak balik," ujarnya dalam webinar bersama Technoplast, Selasa (20/4/2021).

"Jadi dalam distribusi vaksin kami lakukan efisiensi dan ini kami sudah lakukan," tambah Maxi.

Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya bekerjasama dengan PT.Bio Farma agar meng-hire swasta yang berpengalamanan mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah.

Baca juga: Menko PMK: Pemerintah Alihkan Pengawasan Penelitian Vaksin Sel Dendritik dari BPOM ke Kemenkes

"Jadi kita harapkan distribusi ini bisa sampai memonitor suhunya sampai ke kabupaten kota di samping itu juga perjalanan vaksin ini karena negara kita luas, lebih efisien misalnya kita lakukan dari pusat langsung kabupaten kota tanpa lewat provinsi dengan penerbangan satu kali," terangnya.

Ia mengatakan, pemerintah menjamin semua vaksin didistribusikan terjamin mutu dan keamanannya, lantaran semua data termonitor mulai dari awal pemesan vaksin.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas