Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Di Indonesia, Tiap Jam Rata-Raya 4 Nyawa Melayang akibat Covid-19

Total kasus konfirmasi per hari ini mencapai total 1.641.194 kasus, sedangkan total kasus meninggal 44.594 orang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Di Indonesia, Tiap Jam Rata-Raya 4 Nyawa Melayang akibat Covid-19
Ist
Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo menerima anugerah medali emas dari Dewan Pers 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengingatkan masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi pandemi.

Salah satunya menahan diri untuk tidak mudik dalam merayakan hari raya bersama orang tua.

Langkah ini sangat penting dilakukan demi kepentingan yang lebih besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. 

“Kenapa tidak boleh mudik karena manusia menjadi perantara membawa virus Covid dari satu daerah ke daerah lainnya,” kata Doni dalam siaran pers BNPB, Minggu (25/4/2021).

Doni berharap langkah tersebut dapat diwujudkan oleh setiap individu sehingga potensi kenaikan Covid-19 dapat dihindari.

Baca juga: Mengapa Covid-19 di India Ekstrem? Ini Catatan Dokter Universitas Bradford Inggris

Kenaikan dapat terjadi apabila masyarakat menolak untuk bertindak atau tetap melakukan mudik. 

Rekomendasi Untuk Anda

Memutuskan tidak mudik bertujuan untuk menghargai sesama, terlebih orang tua atau sanak saudara di kampung halaman. 

“Yang berbahaya adalah mereka yang masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG),” tambahnya.

Penularan Covid-19 di Indonesia masih terbilang tinggi.

Penularan yang tinggi tersebut membuat beberapa diantaranya meninggal dunia.

Di Indonesia, Covid-19 rata-rata memakan 4 nyawa manusia setiap jamnya. 

Berdasarkan perkembangan data per 25 April 2021, pukul 12.00 WIB, tercatat kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 sejumlah 4.402 kasus.

Total kasus konfirmasi per hari ini mencapai total 1.641.194 kasus, sedangkan total kasus meninggal 44.594. 

“Terutama saudara-saudara kita yang sudah lanjut usia, kakek, nenek, bahkan orang tua kita.

Jangan sampai kita menjadi pembawa virus mematikan ke kampung halaman pada Lebaran ini,” pungkas Doni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas