Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Menkes: Banyak Muncul Klaster Covid-19 Akibat Mudik dan Liburan

Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kenaikan kasus Covid-19 sekarang ini dikarenakan banyak munculnya klaster keluarga.

Menkes: Banyak Muncul Klaster Covid-19 Akibat Mudik dan Liburan
Tribun Jakarta
Petugas saat melakukan tracing, testing dan treatment di pemukiman warga yang ditemukan klaster penularan Perumahan THB, Bekasi, Selasa (10/6/2021). 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan  (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kenaikan kasus Covid-19 sekarang ini dikarenakan banyak munculnya klaster keluarga yang diakibatkan mudik Idul Fitri 2021.

Hal itu disampaikan Budi usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan,  Jakarta, Senin (14/6/2021).

"Beliau juga menyarankan bahwa banyak klaster keluarga yang terjadi khususnya disebabkan oleh mudik dan pariwisata. Seperti yang kemarin terjadi di Pangandaran," kata Budi.

Meningkatnya penularan kasus Covid-19 juga disebabkan oleh aktivitas berkerumun dengan melepas masker, salah satunya saat makan bersama di tempat umum.

Baca juga: Menkes Ungkap Penyebab Adanya Varian Covid-19 Asal India di Kudus

Oleh karenanya Presiden,  kata Budi, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  memastikan penerapan protokol kesehatan diterapkan di lapangan.

"Untuk kegiatan-kegiatan seperti liburan panjang kegiatan kegiatan pariwisata yang berkerumun dan juga kegiatan-kegiatan makan bersama itu yang perlu ditekankan," katanya.

Sebelumnya, penambahan kasus harian positif di Indonesia kian mengkhawatirkan.

Dalam dua hari terakhir ini, rekor kasus mencapai 8 ribu positif virus corona per hari.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menyebut tambahan ini menjadi yang tertinggi sejak 25 Februari 2021, yang saat itu tembus di atas 8.000 per hari.

Pada Kamis, 11 Juni 2021 ada kenaikan 8.892 kasus.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas