Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kemenkes: Pelaksanaan Vaksinasi Berbayar untuk Individu Menunggu Petunjuk Teknis

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian BUMN dan PT Biofarma Persero tengah menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi gotong royong.

Kemenkes: Pelaksanaan Vaksinasi Berbayar untuk Individu Menunggu Petunjuk Teknis
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 Sinopharm. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian BUMN dan PT Biofarma Persero tengah menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu.

Petunjuk teknis ini diharapkan membuat pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu dapat berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

"Fasilitas pelayanan kesehatan yang telah melaksanakan vaksinasi gotong-royong individu kami minta untuk menunggu dulu dikeluarkannya petunjuk teknis pelaksanaan," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Selasa (13/7/2021).

Dikutip dari kemkes.go.id, Nadia menyebut PT Biofarma selaku distributor yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan vaksin Covid-19 diminta berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemenkes.

Koordinasi tersebut antara lain terkait pelaksanaan dan pendistribusian vaksin Covid-19 yang akan digunakan dalam vaksinasi gotong-royong individu.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. (capture zoom meeting)

Baca juga: Kesan Bocah 12 Tahun Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ternyata Enggak Sakit

"Kami juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota untuk menunggu petunjuk teknis yang akan segera ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebelum memberikan User ID kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang melayani vaksinasi gotong-royong individu," katanya.

Lebih lanjut Nadia menjelaskan semakin banyak orang yang mendapatkan vaksinasi dan semakin cepat pelaksanaan vaksinasi itu, maka laju penularan akan cepat dikendalikan.

Termasuk situasi yang saat ini di mana seiring terjadi lonjakan kasus, maka percepatan vaksinasi adalah salah satu strategi untuk menurunkan laju penularan Covid-19.

"Kami sampaikan dan kami tegaskan kembali bahwa vaksinasi gotong royong individu ini adalah sifatnya sebagai salah satu opsi dalam rangka memperluas, mempercepat, dan mendekatkan akses untuk layanan vaksinasi," ucap Nadia.

Baca juga: Termasuk Indonesia, 11 Negara Ini Terapkan Kebijakan Wajib Vaksin Covid-19

Tidak Wajib

Halaman
12
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas