Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

PKS Minta PPKM untuk Kelas Bawah Dilonggarkan dan Kelas Atas Diperketat

(PKS) berpandangan sekiranya Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3-4 di beberapa wilayah yang akan berakhir pada hari ini Senin

PKS Minta PPKM untuk Kelas Bawah Dilonggarkan dan Kelas Atas Diperketat
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pengendara melintas di Jalan Jendral Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (1/8/2021). Pada masa pemberlakukan PPKM Level 4, penerapan sistem ganjil genap masih belum diberlakukan. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpandangan sekiranya Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3-4 di beberapa wilayah yang akan berakhir pada hari ini Senin (2/8/2021) sebaiknya dilonggarkan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Namun PPKM harus diperketat untuk kelompok masyarakat menengah ke atas.

"Pemerintah bisa melonggarkan PPKM untuk kelas bawah dan tetap ketat untuk kelas atas," ujar Mardani kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Menurut Mardani, kelompok masyarakat menengah ke bawah harus diberi keringanan untuk tetap melakukan aktivitas ekonominya dengan protokol kesehatan yang tetap ketat.

"Kelas bawah diberi napas dan kelas atas diminta berkorban. WFH dilanjutkan tapi warteg, pasar dan lain-lainnya boleh dibuka dengan proses ketat dan diatur dengan bijak," kata Mardani.

Diketahui, Pemerintah telah membahas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali yang akan berakhir Senin ini.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin, (2/8/2021).

"Ya kita sudah bahas," kata Menkes.

Hanya saja Budi mengatakan bahwa keputusan mengenai diperpanjang atau tidaknya PPKM tersebut akan diumumkan oleh Presiden Jokowi atau para Menteri Koordinator Bidang yang memimpin pelaksanaan PPKM.

"Nanti akan ada sesi khusus bisa oleh Bapak Presiden. Bisa juga bapak presiden menugaskan ke pak Menko  untuk menyampaikan keputusan beliau," katanya.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas