Tribun

Di Iftar Ramadan Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasi, Ketua DPD RI Ajak Teladani Nabi Muhammad

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak anak-anak yatim piatu meneladani sikap Nabi Besar Muhammad SAW. 

Editor: Content Writer
zoom-in Di Iftar Ramadan Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasi, Ketua DPD RI Ajak Teladani Nabi Muhammad
dok. DPD RI
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat menghadiri acara Iftar Ramadan Keluarga Besar Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasi bersama yatim piatu di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Minggu (17/4/2022).  

TRIBUNNEWS.COM - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak anak-anak yatim piatu meneladani sikap Nabi Besar Muhammad SAW. 

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Iftar Ramadan Keluarga Besar Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasi bersama yatim piatu di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Minggu (17/4/2022). 

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI didampingi Staf Khusus Sefdin Syaifuddin dan Staf Ahli Baso Juherman. Sementara Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasi dihadiri Mahmud Salim Al-Habsy (Pemilik Yayasan) dan sejumlah Habaib di antaranya Habib Arif Al-Haddad, Habib Ahmad bin Muhammad Al-Haddad, Habib Muhammad bin Idrus, Habib Hamid bin Syekh Al-Haddad, Habib Muhajir bin Ali Al-Attas dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepada ratusan anak-anak yatim piatu yang hadir, LaNyalla meminta untuk tidak berkecil hati menyongsong masa depan.

"Junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW juga merupakan yatim piatu. Namun, Beliau tetap semangat menjalani hidup. Saya meminta hal tersebut agar dijadikan pedoman dan tuntunan bagi adik-adik sekalian dalam menatap masa depan yang gemilang," kata LaNyalla.

Dikatakan LaNyalla, kesuksesan Nabi Muhammad SAW dalam menapaki hidup harus menjadi pemacu semangat para yatim piatu di mana pun berada. 

"Jangan berkecil hati menjadi yatim piatu, karena banyak orang-orang yang sukses juga berasal dari anak yatim piatu. Bahkan manusia pilihan Allah SWT, junjungan umat dan tokoh dunia, Nabi Muhammad SAW juga yatim piatu," katanya.

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, Nabi Muhammad SAW ditinggal wafat ayahnya saat Beliau masih dalam kandungan ibunya. Kemudian, Nabi Muhammad SAW ditinggal wafat ibunya saat beliau berusia 6 tahun.

"Karena itu, Nabi Muhammad SAW mengatakan, siapa yang menyantuni dan memelihara anak yatim, maka dia akan dekat dengan Nabi di surga. Jadi, jangan bersedih. Tetap semangat menyongsong masa depan," pesan LaNyalla.

Ia mengingatkan agar para anak yatim piatu tetap harus semangat menggantungkan cita-cita setinggi langit. Tak boleh sama sekali merasa minder atau rendah diri. 

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas