Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mindo Sianipar: Jaga Kelestarian, Ikan Lokal Harus Dibudidayakan

Melakukan restocking ikan endemik menjadi salah satu cara pengembangan budidaya ikan lokal dalam menjaga kelestarian komoditas perikanan.

Mindo Sianipar: Jaga Kelestarian, Ikan Lokal Harus Dibudidayakan
dok. DPR RI
Anggota Komisi IV DPR RI Mindo Sianipar saat mengikuti Tim Kunker Komisi IV DPR RI di Karo, Sumatera Utara, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi IV DPR RI Mindo Sianipar mengatakan pengembangan budidaya ikan lokal dalam menjaga kelestarian komoditas perikanan harus terus dilakukan, salah satunya yaitu dengan melakukan restocking ikan endemik.

Hal ini perlu rutin dilakukan, selain untuk menghindari kepunahan, juga akan meningkatkan pendapatan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Mindo saat mengikuti Tim Kunker Komisi IV DPR RI di Karo, Sumatera Utara, Senin (11/10/2021). Didampingi Bupati Karo Cory S Sebayang, Tim Kunker juga menebar 65.000 benih Ikan Nilem dan Towes di perairan Danau Toba.

"Restocking ikan endemik lokal ini harus dilakukan untuk pengalihan keramba keramba ikan yang ada. Kami juga sangat mengapresiasi pada masyarakat karena pengalihan keramba tanpa biaya pemerintah daerah, dan ini swadaya sendiri oleh mereka," ucap Mindo.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI TA. Khalid menerangkan, jaring apung yang berada di danau toba tidak boleh ada lagi dan harus dialihkan menjadi bioflok. Hal ini sudah disepakati oleh nelayan setempat.

"Sudah ada kesepakatan dengan para nelayan yang ada di Danau Toba agar tidak lagi memasang jaring. Dengan catatan, mata pencaharian mereka juga tidak boleh terhenti. Jadi tugas negara adalah mengedukasi para nelayan tentang cara memberdayakan ikan dalam bentuk selain jaring," tandasnya.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas