Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ibadah Haji 2021

Arab Saudi Gelar Persiapan Internal Pelaksanaan Ibadah Haji, Kuota Jemaah Berkurang

Arab Saudi telah melakukan persiapan internal untuk menghadapi ibadah setahun sekali ini, meski belum memastikan soal pelaksanaan ibadah haji.

Arab Saudi Gelar Persiapan Internal Pelaksanaan Ibadah Haji, Kuota Jemaah Berkurang
Sky News
Pelaksanaan Ibadah Haji 2020, para jamaah wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. 

"Kepastian tunggu info resmi dari Saudi," ujar Yaqut melalui keterangan tertulis, Selasa (9/3).

Kuota Berkurang
Pada bagian lain, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan terdapat pengurangan kuota bagi untuk negara-negara yang mengirimkan jemaah hajinya pada tahun ini.

Pelaksanaan ibadah haji di masa pandemi Covid-19 ini, tidak dimungkinkan dengan jumlah kuota seperti di masa normal.

"Pastinya iya (ada pengurangan), untuk kuota normal tidak mungkin," ucap Endang kepada Tribunnews.com, kemarin.
Meski belum ada kepastian tentang pelaksanaan haji yang jatuh pada Juli 2021, Indonesia akan menjadi negara pertama yang akan diberi tahu oleh Pemerintah Arab Saudi terkait informasi haji ini.

”Kepada kami, Dubes Arab Saudi menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama yang menerima informasi kepastian haji, mengingat jumlah jemaahnya terbesar di dunia," kata Khoirizi, usai bertemu Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta, Selasa lalu.

Arab Saudi memutuskan pelaksanaan ibadah haji pada saat pandemic Covid-19 tahun 2020 lalu hanya diikuti sekitar seribu jamaah. Jemaah pun dibatasi untuk warga Arab Saudi dan warga asing yang sudah bermukim (mukimin) di negara Timur Tengah itu. Para jemaah harus mengikuti protocol kesehatan yang sangat ketat.

Khoirizi juga mengatakan, pembicaraan mereka menyinggung pemuktakhiran data penduduk muslim seluruh negara pengirim jemaah haji.

“Ini sepertinya akan digunakan untuk pemutakhiran pemberian kuota haji setiap negara pada musim-musim haji yang akan datang," katanya.

Selama ini perhitungan kuota haji mengacu kepada Keputusan KTT-OKI tahun 1987 di Amman, Yordania. Dalam forum itu disepakati bahwa kuota haji dihitung berdasarkan rumus 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah penduduk muslim suatu negara.

Sejak itu, kuota haji Indonesia sebesar 211.000 orang, terdiri atas 194.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jemaah haji khusus. (Tribun Network/Fahda Fahlevi/sam)

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas