Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Malaysia Tangkap Tiga Anggota Partai Oposisi

Kepolisian Malaysia menangkap tiga orang tokoh oposisi, diduga terkait pernyataan mereka dalam aksi demonstrasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, KUALALUMPUR - Kepolisian Malaysia menangkap tiga orang tokoh oposisi, diduga terkait pernyataan mereka dalam aksi demonstrasi menentang hasil Pemilihan Umum, pada 13 Mei kemarin.

Ketiga orang tersebut adalah, Wakil presiden PKR, Tian Chua, anggota PAS, Tamrin Ghafar dan kepala kelompok oposisi Apapun Kecuali UMNO, Haris Ibrahim. Mereka ditangkap di tiga lokasi terpisah, Kamis (23/5/2013), seperti diberitakan oleh Asiaone.com.

Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan ketiganya disangkakan telah melanggar UU Penghasutan."Saat mereka mengatakan sesuatu mereka harus mempertanggungjawabkan yang mereka ucapkan," ujarnya.

Ia melanjutkan, saat ini ketiganya di tahan di kantor polisi Jinjang untuk mempermudah pemeriksaan.  Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan simpatisan kelompok oposisi Malaysia menggelar aksi demonstrasi damai di Kuala Lumpur dan Selangor Chinese Assembly Hall pada 13 Mei 2013.

Dalam kesempatan itu beberapa tokoh oposisi termasuk mereka yang ditangkap menyerukan demonstrasi besar-besaran di jalanan untuk menggulingkan pemerintah.

Kemarin, aparat penegak hukum Malaysia, meyiya 1408 eksemplar tabloid partai oposisi, karena diedarkan kepada non-anggota partai. Penyitaan itu dilandaskan Undang-undang Printing Presses and Publications 1984 (Amandemen) 2012. Bagian 5 Undang-Undang itu membatasi peredaran publikasi hanya untuk anggota saja.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kementerian, dalam operasi yang telah dilakukan di bawah Undang-undang, menyita 1.408 eksemplar Suara Keadilan, 1.062 eksemplar Harakah, dan 70 eksemplar The Rocket. Operasi itu dilakukan di tempat penjualan tabloid itu mulai 22 Mei dengan mempertimbangkan upaya pemantauan rekening dan peringatan yang diberikan oleh kementerian sebelum ini," kata Kemendagri Malaysia dalam sebuah pernyataan dikutip dari Asiaone.com, Kamis (23/5/2013).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas