Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menlu Australia Minta Indonesia Jaga Kedaulatannya Sendiri

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop meminta Indonesia untuk menjaga kedaulatan di perbatasannya sendiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Menlu Australia Minta Indonesia Jaga Kedaulatannya Sendiri
Kompas.com
Menlu Australia tak percaya bahwa eksekusi merupakan jawaban terhadap masalah narkoba. 

TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA-Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop meminta Indonesia untuk menjaga kedaulatan di perbatasannya sendiri. Hal itu merupakan cara terbaik bagi Indonesia dalam merespon Operasi Kedaulatan Perbatasan yang dijalankan Pemerintah Australia.

Hal itu dikemukakan Menlu Bishop kepada media lokal menanggapi isu adanya perahu pengangkut imigran gelap yang dikembalikan ke Indonesia setelah gagal memasuki wilayah perairan Australia.

Pemulangan perahu tersebut menjadi isu hangat di Australia, karena adanya tuduhan bahwa petugas perbatasan Australia menyuap kapten dan awak kapal asal Indonesia masing-masing sebesar 5 ribu dolar.

Tujuannya, menurut tuduhan itu, agar kapten dan awak kapal yang perahunya berhasil dicegat petugas patroli Australia bersedia membawa para imigran asal Sri Lanka itu kembali ke wilayah Indonesia.

Tuduhan itu sendiri dilontarkan oleh penumpang perahu yang mengaku sebagai pencari suaka, dan mencoba masuk wilayah perairan Australia dari Indonesia.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop meminta Indonesia untuk menjaga kedaulatan di perbatasannya sendiri. Hal itu merupakan cara terbaik bagi Indonesia dalam merespon Operasi Kedaulatan Perbatasan yang dijalankan Pemerintah Australia.

Hal itu dikemukakan Menlu Bishop kepada media lokal menanggapi isu adanya perahu pengangkut imigran gelap yang dikembalikan ke Indonesia setelah gagal memasuki wilayah perairan Australia.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemulangan perahu tersebut menjadi isu hangat di Australia, karena adanya tuduhan bahwa petugas perbatasan Australia menyuap kapten dan awak kapal asal Indonesia masing-masing sebesar 5 ribu dolar.

Tujuannya, menurut tuduhan itu, agar kapten dan awak kapal yang perahunya berhasil dicegat petugas patroli Australia bersedia membawa para imigran asal Sri Lanka itu kembali ke wilayah Indonesia.

Tuduhan itu sendiri dilontarkan oleh penumpang perahu yang mengaku sebagai pencari suaka, dan mencoba masuk wilayah perairan Australia dari Indonesia.(ABC)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas