Jumlah Korban Tewas Serangan Teror Spanyol Jadi 14 Orang, Polisi Masih Buru Pelaku
Jumlah korban tewas dalam insiden serangan di barcelona, Spanyol, Kamis (17/8/2017) dan Jumat (18/8/2017) menjadi 14 orang.
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
Laporan wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania
TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Jumlah korban tewas dalam insiden serangan di Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8/2017) dan Jumat (18/8/2017) menjadi 14 orang.
Sebelumnya dikabarkan 13 orang tewas dan 100 orang terluka setelah sebuah van menabrak kerumunan orang di kawasan padat wisatawan Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, pada Kamis.
Pihak berwenang Spanyol menyebutnya sebagai serangan teror.
Baca: Militan Hizbullah Kutuk Serangan Teror di Barcelona yang Diklaim Didalangi ISIS
Dari 100 orang korban cedera, diketahui 15 orang di antaranya dalam kondisi kritis.
Warga 24 negara dikatakan masuk dalam 13 orang korban tewas dan 100 orang korban cedera.
Jumat (18/8/2017), serangan di Barcelona disusul sebuah insiden teror di Kota Cambrils, Spanyol, yang dilaporkan menewaskan lima orang.
Baca: Kronologi Serangan Teror di Barcelona, Berawal dari Ledakan di Sebuah Rumah
Metode serangannya nyaris sama dengan yang di Barcelona, yakni penabrakan massal menggunakan mobil yang dilakukan sejumlah terduga teroris.
Akibat insiden tersebut, setidaknya enam orang mengalami cedera, sedangkan lima orang pelakunya tewas ditembak kepolisian.
Awalnya korban tewas dari dua serangan di Spanyol itu berjumlah 13 orang, yang semuanya adalah korban tewas dari insiden di Barcelona.
Namun, jumlah tersebut bertambah menjadi 14 orang setelah seorang korban cedera akibat insiden di Cambrilis akhirnya meninggal dunia.
Ini menjadikan insiden Cambrilis ikut menelan korban jiwa.
Sedangkan, hingga kini Kepolisian Spanyol masih memburu keberadaan Moussa Oukabir (17), yang diduga menjadi pelaku penabrakan di Barcelona.
Oukabir merupakan adik dari Driss Oukabir (28), seorang pria Maroko yang sudah ditangkap kepolisian lantaran sempat diduga sebagai pelakunya.
Sang kakak menyerahkan diri ke polisi usai identitasnya tersebar sebagai orang yang menyewa van yang digunakan dalam serangan di Barcelona.
Ia mengatakan paspor dan kartu identitas kependudukannya telah dicuri, lantas mengaku dirinya tidak terlibat apapun dalam insiden itu. (The Guardian)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.