TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Militer Filipina Buru Calon Pimpinan ISIS Asia Tenggara dan Sisa Militan di Marawi

Menurut juru bicara militer, Restituto Padilla, ada 20-30 militan yang tersisa di Marawi, termasuk enam sampai delapan militan asing.

Militer Filipina Buru Calon Pimpinan ISIS Asia Tenggara dan Sisa Militan di Marawi
AP
Isnilon Hapilon dan Omar Maute 

Baca: Tewasnya Omar Maute dan Isnilon Hapilon Dikhawatirkan Berdampak Terhadap Indonesia

"Tapi kekuatan mereka sekarang berbeda, mereka sudah tidak seagresif sebelumnya."

Jadi ia yakin, tidak akan butuh waktu lama untuk mengakhiri kekuasaan teroris di Marawi.

Ano pun mendesak 30 militan yang tersisa di zona pertempuran untuk menyerah dan membebaskan para sandera.

Abdullah Maute, komandan militer aliansi, dilaporkan tewas pada bulan Agustus lalu, meskipun jenajahnya tidak ditemukan.

Para pejabat intelijen di Malaysia percaya Mahmud meninggalkan Marawi bulan lalu.

Kepala polisi anti-terorisme Malaysia, Ayob Khan Pavilion Pitchay mengatakan kepada Reuters pada bulan Juli, bahwa Mahmud, "berhasil menyelinap keluar dari kota Marawi ke tempat aman lain dengan para pengikut-nya".

Mahmud 39 tahun, yang memegang gelar doktor ilmu agama dan dosen universitas di Kuala Lumpur.

Perekrut dan Pemodal

Duduk di lingkaran pusat komando Marawi, Mahmud memegang peran penting dalam perekrutan dan pembiayaan, demikian laporan Institute of Policy Analysis and Conflict (IPAC), pada Juli lalu.

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas