Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Selandia Baru Dikritik Karena Tak Ikut Usir Diplomat Rusia

Selandia Baru menghadapi kritik atas sikapnya tidak mengusir diplomat Rusia.

Selandia Baru Dikritik Karena Tak Ikut Usir Diplomat Rusia
The Guardian/Social Media
Sergei dan Yulia Skripal diduga diracun oleh agen-agen Rusia di Salisbury yang memicu reaksi keras AS dan belasan negara Eropa. 

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Selandia Baru menghadapi kritik atas sikapnya tidak mengusir diplomat Rusia.

Demikian dinyatakan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan Menteri luar negeri Winston Peters.

Sikap Selandia Baru ini bertentangan dengan gelombang pengusiran diplomat Rusia di sejumlah negara sebagai solidaritas dengan Inggris.

Sejauh ini sudah 27 negara di seluruh dunia mengumumkan akan mengusir diplomat Rusia dari negeri mereka.

Sikap tersebut diambil kebanyakan anggota Uni Eropa terkait kasus pembunuhan gelap mantan agen intelijen Rusia yang dilakukan Rusia di Inggris.

Baca: Rusia Berang Atas Langkah Negara-negara Barat Usir Semua Diplomatnya

Analis keamanan Paul Buchanan mengatakan Selandia mencoba untuk lari dari tanggung jawab mereka.

Karena itu sikap Selandira Baru tersebut telah membuat Selandia Baru jadi bahan tertawaan.

Dia mengingatkan Selandia Baru akan sikap negara-negara barat yang menendang para diplomat Rusia.

Sebelumnya diberitakan, Empat belas negara anggota Uni Eropa mengusir diplomat Rusia sebagai sikap atas kasus pembunuhan gelap mantan agen intelijen Rusia yang dilakukan Rusia di Inggris.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas