Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masa Kecil Kaisar Akihito, Diangap 'Dewa' tapi di Kelas Dia Rakyat Biasa

Meski ayah Hirohito terkenal dengan sebutan dewa perang, namun sang guru menganggap pangeran tidak akan menjadi seperti itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yoyok Prima Maulana
zoom-in Masa Kecil Kaisar Akihito, Diangap 'Dewa' tapi di Kelas Dia Rakyat Biasa
NHK
Kaisar Akihito melakukan kerja terakhir dan upacara pensiun berupa penghormatan kepada dewa Matahari "Amateras Oomikami", Selasa (30/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Jepang menjadi negara monarki tertua di dunia.

Pada Selasa (30/4) lalu, sang kaisar mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaannya kepada anak tertuanya.

Kaisar Jepang ini bernama Akihito, seorang sosok yang lembut dan memperjuangkan perdamaian di saat negaranya hancur karena perang.

Meski begitu ketika bersekolah dulu gurunya tetap memanggilnya Jimmy.

Dilansir Nytimes.com pada Senin (29/4) pangeran Akihito yang pada waktu itu berumur 12 tahun masuk ke sekeloh di pinggiran Tokyo.

Waktu itu, ada seorang guru baru yang berasal dari Amerika yang memaksa pangeran menggunakan nama yang sederhana.

Meski ayah Hirohito terkenal dengan sebutan dewa perang, namun sang guru menganggap pangeran tidak akan menjadi seperti itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Sang guru ini bernama Elizabeth Gray Vinning.

Dia adalah seorang pustakawan berumur 44 tahun dan penulis buku anak.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>

Sumber: Suar.id
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas