Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Virus Monkeypox atau Cacar Monyet Muncul di Singapura untuk Pertama Kalinya, Kemenkes Mengkonfirmasi

Virus Monkeypox atau Cacar Monyet Muncul untuk Pertama Kalinya di Singapura, Kemenkes Mengkonfirmasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
zoom-in Virus Monkeypox atau Cacar Monyet Muncul di Singapura untuk Pertama Kalinya, Kemenkes Mengkonfirmasi
(CDC/The Star)
Pasien monkeypox di Republik Demokratik Kongo saat wabah pada tahun 1997 - Virus Monkeypox atau Cacar Monyet Muncul untuk Pertama Kalinya di Singapura, Kemenkes Singapura Mengkonfirmasi 

Bushmeat menjadi sumber protein populer di beberapa bagian di Afrika dimana hewan domestik cenderung langka dan mahal.

Saat kedatangannya di Singapura pada 28 April lalu, ia menginap di Hotel 81 Orchid di Geylang.

Dua hari setelahnya, ia menghadiri workdhop di Samsung Hub di Church Street.

Baca: Kebijakan Jokowi Menaikkan Gaji PNS Berujung pada Pelaporan Dugaan Menyalahgunakan Kekuasaan

30 April 2019, ia mengalami demam, nyeri otot, kedinginan dan ruam pada kulit.

Antara 1 hingga 7 Mei 2019, ia tetap di hotel.

Hingga 7 Mei 2019, ia dilarikan ke RS Tan Tock Seng dengan ambulan dan dibawa ke NCID.

Selanjutnya, Kementerian Kesehatan mengidentifikasi orang-orang yang melakukan kontak dekat dengan pria tersebut, termasuk 18 peserta dan pelatih yang menghadiri workshop yang sama; satu pekerja di tempat lokakarya; dan empat staf hotel.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka kemudian dirawat oleh NCID dan mendapat vaksin untuk mencegah penyebaran virus.

Mereka akan dikarantina dan diawasi selama 21 hari sejak kontak dengan pasien.

Baca: Update Hasil Real Count KPU Jokowi vs Prabowo Sabtu Pagi 11 Mei Pukul 09.00 WIB, Data Masuk 76,67%

Mereka yang mengalami gejala akan dirawat di NCID, dan semua orang lain yang melakukan kontak dengan pria itu dan memiliki risiko rendah terinfeksi ditempatkan di bawah pengawasan aktif, dan akan dihubungi dua kali sehari untuk memantau status kesehatan mereka.

Investigasi dan operasi pelacakan kontak Kemenkes sedang berlangsung.

Gejala umum penyakit ini adalah demam, sakit kepala, sakit otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening dan ruam kulit.

Dalam pernyataannya, Kemenkes Singapura mengatakan monkeypox biasanya sembuh sendiri, dengan sebagian besar pasien pulih dalam dua hingga tiga minggu.

Baca: Emas Antam Ditransaksikan Lebih Mahal Rp 500 per Gram

"Namun dalam beberapa kasus, virus dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, sepsis, ensefalitis (peradangan otak) dan infeksi mata dengan hilangnya penglihatan," ungkap Kemenkes.

"Telah dilaporkan tingkat kematian 1 persen hingga 10 persen selama wabah, dengan sebagian besar kematian terjadi pada kelompok usia yang lebih muda."

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas