Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Zimbabwe Perpanjang Lockdown, Presiden Emmerson: Keputusan Sulit

Pemerintah Zimbabwe telah memperpanjang lockdown selama dua pekan untuk menahan penyebaran virus corona, sang Presiden sebut ini keputusan sulit.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Zimbabwe Perpanjang Lockdown, Presiden Emmerson: Keputusan Sulit
Xinhua/Shaun Jusa
Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa berpidato di depan wartawan dalam konferensi pers di Gedung Negara di Harare, Zimbabwe, 17 Maret 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Zimbabwe telah memperpanjang lockdown selama dua pekan untuk menahan penyebaran virus corona.

Dikutip Tribunnews dari Al Jazeera, Presiden Emmerson Mnangagwa angkat bicara terkait hal ini, Minggu (19/4/2020) .

Emmerson mengatakan, Zimbabwe belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh WHO untuk mencabut lockdown yang telah diberlakukan pada 20 Maret 2020 kemarin.

"Ini merupakan keputusan sangat sulit yang harus diambil pemerintah dengan berat hati," kata Emmerson dalam pidato yang disiarkan melalui TV.

Lockdown yang diberlakukan menyebabkan warga Zimbabwe tidak mendapat penghasilan.

Baca: Corona jadi Bencana Nasional, Perayaan HUT ke-40 Kemerdekaan Zimbabwe Ditunda

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa berpidato di depan wartawan dalam konferensi pers di Gedung Negara di Harare, Zimbabwe, 17 Maret 2020.
Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa berpidato di depan wartawan dalam konferensi pers di Gedung Negara di Harare, Zimbabwe, 17 Maret 2020. (Xinhua/Shaun Jusa)

Sebagaimana diketahui, Zimbabwe yang bergulat dengan krisis ekonomi terburuk dalam satu dasawarsa itu juga kekurangan makanan dan obat-obatan.

Pada Minggu (19/4/2020) saja, Zimbabwe telah mengonfirmasi sejumlah 25 kasus infeksi virus corona, termasuk tiga kematian.

Rekomendasi Untuk Anda

Diakses Tribunnews dari worldometers, data tersebut belum mengalami perubahan hingga Senin (20/4/2020).

Lebih jauh, para profesional kesehatan menyatakan jekhawatiran mereka dengan banyaknya infeksi yang mungkin tidak terdeteksi.

Hal ini mengingat tes untuk virus corona terbatas di Zimbabwe.

Baca: Kesal Ditanya soal Alat Tes Covid-19, Donald Trump Permalukan Reporter: Kelas Tiga, Memalukan

Baca: Alat Tes Corona Minim, Ridwan Kamil Duga Kasus Covid-19 di Indonesia Sudah Berlipat-lipat

Kekurangan Peralatan Medis dan Infrastruktur

Bertahun-tahun kekurangan dana dan menghadapi tantangan ekonomi, membuat sektor kesehatan Zimbabwe bertekuk lutut.

Zimbabwe menghadapi kekurangan peralatan medis dan infrastruktur yang mempersulit situasi ini.

Emmerson mengatakan, Zimbabwe telah menyaksikan lonjakan jumlah infesi dari satu digit, ke 25 kasus saat ini.

"Kami sangat khawatir virus ini mulai menyerang anak-anak kami," kata Emmerson.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas