Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kisah 'Cinlok' Dua Perawat Garda Terdepan Hadapi Covid-19 di Wuhan Berakhir di Pelaminan

Dalam 38 hari peperangan mereka melawan Covid-19, mereka saling membantu, saling menyemangati dan saling merawat

Kisah 'Cinlok' Dua Perawat Garda Terdepan Hadapi Covid-19 di Wuhan Berakhir di Pelaminan
Pixabay
Wujudkan rencana menikah sama si doi yuk! 

Mereka juga kerap saling berbincang untuk melepas stress selama melawan virus.

Setelah lebih dari 10 hari bersama, mereka sepakat untuk berpacaran pada hari kemenangan.

"Karena pertemuan itu, saya merasa bahagia dan memiliki motivasi yang tak ada habisnya pada hari-hari ini," kata Zhang kepada wartawan sambil mengingat hari-hari mereka yang pendek namun manis.

Setelah mereka kembali ke Zhenjiang dari Wuhan, mereka mendaftarkan dokumen pernikahan pada 12 Mei, Hari Perawat Internasional, dan memutuskan untuk mengadakan upacara pernikahan pada 28 Mei.

Sambil bergandengan tangan, pasangan itu melangkah ke aula dan mereka bersumpah untuk saling mencintai sampai akhir. 

"Pemandangan seperti itu telah terjadi dalam mimpiku ribuan kali, dan sekarang kau adalah pengantinku!" Kata Zhang saat mengakui cintanya padanya.

Beberapa orang mungkin berpikir pernikahan mereka adalah pernikahan kilat karena mereka membuat keputusan hanya setelah 38 hari berinteraksi di Wuhan.

Namun, Zhang menegaskan bahwa pernikahan mereka bukanlah pernikahan kilat.

Dia mengatakan bahwa setiap hari menghadapi hidup dan mati saat berjuang dalam satuan tugas Covid-19 terasa seperti setahun berjuang. (Miranti Kencana Wirawan/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cinlok di Wuhan Saat Hadapi Virus Corona, 2 Perawat Ini Menikah"

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas