Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rayakan Berakhirnya Lockdown, 16 Orang Malah Positif Corona

Dalam videonya, dia menjelaskan menyesal dengan apa yang diperbuatnya. Mengatakan baik dia dan 15 temannya itu "kehilangan akal sehat"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rayakan Berakhirnya Lockdown, 16 Orang Malah Positif Corona
Frederic J. BROWN / AFP
Seorang pelancong internasional yang mengenakan masker di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) pada 12 Maret 2020 sehari sebelum larangan bepergian penerbangan AS pada 26 negara Eropa sebagai bentuk pencegahan berkelanjutan terkait virus corona 

TRIBUNNEWS.COM, FLORIDA - Pesta merayakan berakhirnya lockdown malah diakhiri dengan datangnya kabar buruk.

Belasan orang di Florida, Amerika Serikat dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 usai berpesta.

Baca: Penyebab Militer China Bentrok dengan India, Masalah Perbatasan di Sekitar Pegunungan Himalaya

Erika Crisp, salah satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 itu mengaku ceroboh dengan bersenang-senang bersama temannya di Jacksonvill.

Kepada News4Jax, wanita 40 tahun yang sempat sakit selama delapan hari itu mengutarakan, teman-temannya juga terpapar Covid-19.

Karena itu, Crisp kemudian meyakini bahwa dunia usaha dibuka terlalu cepat, seraya memperingatkan publik untuk menerapkan social distancing.

Lokasi tempat mereka berpesta, Lynch's Irish Pub, secara sukarela tutup untuk dibersihkan.

Namun, mereka tak akan buka jika pegawainya positif virus corona.

Rekomendasi Untuk Anda

Perempuan yang juga tenaga medis itu menceritakan, awalnya dia dan kelompoknya ingin merayakan setelah beberapa pekan terkena lockdown.

Dilansir Daily Mirror Selasa (16/6/2020), dia meyakini teman-temannya bisa terinfeksi karena mereka pergi ke kelab dan berpesta.

Dalam videonya, dia menjelaskan menyesal dengan apa yang diperbuatnya.

Mengatakan baik dia dan 15 temannya itu "kehilangan akal sehat".

Dia menuturkan, dia dan 15 teman tersebut "bertindak ceroboh".

"Pemerintah negara bagian membuka kembali dan menyatakan baik-baik saja. Jadi kami memanfaatkannya," ujar dia.

Datang ke pub, baik Crisp dan kelompoknya mengaku tidak mengenakan masker.

"Kami seharusnya memakainya, dan menerapkan social distancing," sesalnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas