Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Super Computer Fugaku Riken Jepang, Tercepat di Dunia

Fugaku di Kota Kobe memiliki 432 rak khusus yang berisi unit pemrosesan pusat (CPU) yang dikembangkan oleh Fujitsu bersama Riken.

Super Computer Fugaku Riken Jepang, Tercepat di Dunia
Foto Nikkei
Supercomputer Fugaku buatan lembaga riset terbesar pemerintah Jepang Riken kerjasama dengan Fujitsu Ltd., kemarin (22/6/2020) terpilih oleh peringkat Top500 sebagai komputer tercepat di dunia. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pusat riset terbesar pemerintah Jepang, Riken, yang mengembangkan super computer bersama Fujitsu Ltd., berhasil menempati urutan pertama peringkat dunia Top 500 dalam hal kecepatan tercanggih.

Fugaku di Kota Kobe memiliki 432 rak khusus yang berisi unit pemrosesan pusat (CPU) yang dikembangkan oleh Fujitsu bersama Riken, sebagai penerus superkomputer K (Kei) buatan Fuijitsu, yang berhenti pada musim panas 2019, dan menargetkan sekitar 100 kali kapasitas komputasi.

Ruang komputer di Riken Center for Computational Science dibuka untuk pers 16 Juni lalu.

Memiliki 384 CPU, yang empat kali lebih besar dari komputer Kei, disimpan dalam satu rak khusus.

Fugaku sebenarnya direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2021, tetapi pada bulan April 2020 super computer ini mulai meneliti dampak dari langkah-langkah penyebaran infeksi coronavirus baru dan dampak sosial-ekonomi dari penyakit menular.

Supercomputer Fugaku buatan lembaga riset terbesar pemerintah Jepang Riken kerjasama dengan Fujitsu Ltd., kemarin (22/6/2020) terpilih oleh peringkat Top500 sebagai komputer tercepat di dunia.
Supercomputer Fugaku buatan lembaga riset terbesar pemerintah Jepang Riken kerjasama dengan Fujitsu Ltd., kemarin (22/6/2020) terpilih oleh peringkat Top500 sebagai komputer tercepat di dunia. (Foto Nikkei)

"Kami benar-benar memperoleh hasil dengan memprediksi kluster di kereta api, menyemprotkan infeksi di restoran, dan mencegah infeksi yang didapat di rumah sakit," ungkap Satoshi Matsuoka (57), Kepala Riken Center for Computational Science (R-CCS) Riken, yang bertanggungjawab atas super computer tersebut.

Fugaku dikembangkan dalam 10 tahun terakhir ini.

Perhatian juga difokuskan pada efisiensi energi yang tinggi.

Pada tahun 2019, prototipe Fugaku memenangkan tempat pertama dalam peringkat internasional kinerja penghematan energi.

Kecepatan 415,53 petaflops atau 2,8 kali lebih cepat dari kecepatan 148,6 petaflops milik superkomputer Summit asal AS di peringkat dua.

Baca: Pangkalan Terbesar AS di Okinawa Jepang Terbakar, Butuh Waktu 5,5 Jam Padamkan Api

Baca: Seico Mart, Konbini Pertama di Jepang Tetap Menggratiskan Kantong Plastik kepada Pelanggannya

Lebih cepat 1.000 kali dari komputer biasa.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas