Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ilmuwan Peringatkan Adanya Kemungkinan Gelombang Kerusakan Otak Terkait Covid-19

Ilmuwan Peringatkan Adanya Kemungkinan Gelombang Kerusakan Otak Terkait Covid-19, Bukti Baru Sebut Covid-19 Sebabkan Komplikasi Neurologis Parah

Ilmuwan Peringatkan Adanya Kemungkinan Gelombang Kerusakan Otak Terkait Covid-19
CNN, University College London
Ilmuwan Sebut Pandemi Covid-19 Dapat Sebabkan Kerusakan Gelombang Otak 

TRIBUNNEWS.COM - Para ilmuwan memperingatkan tentang kemungkinan gelombang kerusakan otak terkait Covid-19, Rabu (8/7/2020).

Peringatan ini dikeluarkan ketika bukti baru menunjukkan Covid-19 dapat menyebabkan komplikasi neurologis yang parah.

Komplikasi itu termasuk peradangan, psikosis, dan delirium.

Baca: Rekor Tertinggi, WHO Laporkan Lebih 230 Ribu Kasus Baru Covid-19 di Dunia

Baca: Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Jateng Syamsul Bahri Sempat Bagi-bagi Sembako

Pemindaian otak dari studi University College London
Pemindaian otak dari studi University College London, yang diterbitkan pada 8 Juli.

Sebuah studi yang dikerjakan para peneliti di University College London (UCL) menggambarkan, 43 kasus pasien Covid-19 menderita disfungsi otak sementara, stroke, kerusakan saraf atau efek otak serius lainnya.

Dikutip Tribunnews dari CNN, penelitian ini menambah studi terbaru yang juga menemukan penyakit ini dapat merusak otak.

"Apakah kita akan melihat Covid-19 menyebabkan kerusakan otak?" kata Michael Zandi, dari UCL's Institute Neurologi, yang ikut memimpin penelitian.

Baca: Covid-19 Bisa Picu Resesi Ekonomi Dunia, Kemenkop dan UKM Diminta Siapkan Strategi Baru

"Mungkin mirip dengan wabah ensefalitis lethargica pada 1920-an dan 1930-an, setelah pandemi influenza 1918, masih harus diamati lebih lanjut," tambahnya.

Dampak Covid-19 pada Otak Disebut Sangat Memprihatinkan

Mengutip dari Channel News Asia, ahli saraf dan dokter spesialis otak mengatakan, bukti yang muncul tentang dampak Covid-19 pada otak sangat memprihatinkan.

"Kekhawatiran saya, kita memiliki jutaan orang dengan Covid-19 sekarang," papar Adrian Owen, ahli saraf di University Canada West.

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas