Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seven & i Holdings Jepang akan Jadi Nomor 3 Terbesar di Dunia dalam Transaksi Penjualan

Seven & i Holdings telah memutuskan untuk mengakuisisi 21 miliar dolar AS dari perusahaan perminyakan Jepang Speedway.

Seven & i Holdings Jepang akan Jadi Nomor 3 Terbesar di Dunia dalam Transaksi Penjualan
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Toko konbini Seven Eleven di Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pengecer besar, Seven & i Holdings, telah memutuskan untuk mengakuisisi Speedway, sebuah divisi pompa bensin yang menampung toko swalayan perusahaan penyulingan minyak Amerika, dengan harga lebih dari 2 triliun yen.

"Dengan akuisisi Speedy, Seven Eleven akan menjadi nomor tiga terbesar di dunia dalam segi transaksi penjualannya," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (3/8/2020).

Speedway memiliki sekitar 3.900 toko, yang merupakan terbesar ketiga di industri toko AS, dan bertujuan untuk memperluas pasar di AS dengan akuisisi besar ini.

Seven & i Holdings telah memutuskan untuk mengakuisisi 21 miliar dolar AS dari perusahaan perminyakan Jepang Speedway, sebuah perusahaan pemurnian minyak Marathon Petroleum, dengan nilai sekitar 2,2 triliun yen.

Baca: Jepang Beli Vaksin Anti Covid-19 dari Pfizer 60 Juta Unit, Tiba Akhir Juni 2021

Speedway adalah toko serba ada dan pompa bensin dengan sekitar 3.900 toko di Amerika Serikat, dan merupakan toko terbesar ketiga di industri toko serba ada AS.

Karena Seven & i tidak mungkin melihat pertumbuhan yang signifikan di pasar domestik, maka perusahaan Jepang ini memiliki tujuan untuk memperluas toko di Amerika Serikat, di mana pertumbuhan pasar diharapkan semakin besar di masa depan.

Mengenai Speedway, Seven & i pernah meninggalkan negosiasi akuisisi pada bulan Maret.

Tampaknya itu tidak sesuai dengan jumlah akuisisi yang besar, tetapi diputuskan bahwa pasar AS akan menjadi penting untuk pertumbuhan jangka panjang, dan proses akuisisi dimulai lagi.

Konbini Seven Eleven di Tokyo, Jepang.
Konbini Seven Eleven di Tokyo, Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Namun, ketika penyebaran coronavirus baru menyebar dan ekonomi AS turun tajam, masalahnya adalah apakah itu akan cukup efektif untuk memenuhi harga pembelian nantinya.

Proses serius negosiasi masih terus berlangsung hingga saat ini.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas