Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ledakan di Beirut

Kunjungi Beirut, Presiden Perancis Emmanuel Macron Janji Akan Mobilisasi Bantuan Untuk Lebanon

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengunjungi Beirut, Lebanon, Kamis (6/8/2020), setelah ledakan besar terjadi di negara tersebut.

Kunjungi Beirut, Presiden Perancis Emmanuel Macron Janji Akan Mobilisasi Bantuan Untuk Lebanon
AFP/Patrick Baz
Sejumlah gedung, bangunan, dan kendaraan hancur berantakan terdampak ledakan dahsyat yang terjadi sehari sebelumnya di kawasan pelabuhan, di Kota Beirut, Lebanon, Rabu (5/8/2020) pagi waktu setempat. Dua ledakan besar terjadi di Kota Beirut menyebabkan puluhan orang meninggal, ribuan lainnya luka-luka, dan menimbulkan berbagai kerusakan pada bangunan di kawasan ledakan hingga radius puluhan kilometer. Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. AFP/Patrick Baz 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengunjungi Beirut, Lebanon, Kamis (6/8/2020), setelah ledakan besar terjadi di negara tersebut.

Macron menjadi pemimpin asing pertama yang berkunjung ke Lebanon setelah ledakan terjadi di Beirut dua hari lalu, Selasa (4/8/2020).

Ia berjanji akan membantu memobilisasi bantuan internasional untuk Lebanon.

Tetapi Macron mengingatkan, pemerintah harus menerapkan reformasi ekonomi dan menindak korupsi.

"Jika reformasi ini tidak dibuat, Lebanon akan terus menderita," kata Macron setelah bertemu dengan Presiden Lebanon Michel Aoun di Bandara Beirut, seperti dilansir Reuters, Kamis (6/8/2020).

Baca: Amonium Nitrat yang Meledak di Beirut Ternyata Berasal dari Rusia

Macron akan bertemu dengan sejumlah tokoh politik di negara itu, setelah ledakan melanda ibukota Lebanon.

Macron, juga sudah berkomunikasi langsung dengan Presiden Lebanon Michel Aoun tak lama setelah ledakan itu terjadi.

Ia telah memerintahkan bantuan darurat Perancis dikirim ke Libanon, sebuah negara dengan ikatan sejarah yang mendalam.

Dilansir Sputnik, negara pertama yang mengirimkan bantuan untuk Lebanon adalah Perancis.

Baca: Viral Video Wanita Terempas Saat Ledakan Dahsyat di Beirut, Sedang Lakukan Sesi Foto Pernikahan

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas