Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lebanon Potensial Terancam Menuju Negara Gagal

Krisis politik kini menghantam Lebanon, setelah problem finansial mendorong negara itu ke tubir kemerosotan total.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Setya Krisna Sumarga
zoom-in Lebanon Potensial Terancam Menuju Negara Gagal
AFP/Mouafac Harb
Foto kombinasi yang menunjukkan terjadinya ledakan dahsyat di kawasan pelabuhan, di Kota Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) waktu setempat. Dua ledakan besar terjadi di Kota Beirut menyebabkan puluhan orang meninggal, ratusan lainnya luka-luka, dan menimbulkan berbagai kerusakan pada bangunan di kawasan ledakan hingga radius puluhan kilometer. Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. AFP/Mouafac Harb 

Saat ini, rakyat Lebanon menghadapi tragedi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Setelah mengalami keruntuhan ekonomi yang menghancurkan dan mencoba menangkis pandemi dengan sumber daya yang terbatas, mereka sekarang dihadapkan pada tugas sangat besar.

Yaitu menyembuhkan mereka yang terluka dan membangun kembali ibu kota dan pelabuhan utama mereka. Ada rasa jengkel dan lelah setelah semua yang dialami negara ini.

Orang Lebanon tidak diragukan lagi membutuhkan semua bantuan yang dapat mereka peroleh dari komunitas internasional.

Tetapi para elit negara, yang secara langsung atau tidak langsung bertanggung jawab atas tragedi ini, seharusnya tidak diizinkan menggunakan bantuan internasional sebagai pelampung untuk menyelamatkan diri dari pengawasan.

Komunitas internasional tampaknya cenderung melihat ledakan di Beirut hanya sebagai krisis kemanusiaan.

Menawarkan bantuan kepada sistem politik Lebanon tanpa mempertanyakan perannya dalam membawa tragedi ini dan keruntuhan ekonomi, bagaimanapun, akan merugikan, bukan membantu, rakyat Lebanon.

Rekomendasi Untuk Anda

Kesimpulan Joe Macaron, situasi ini akan memberikan kesempatan lain bagi para koruptor.

Di sisi lain, instabilitas Lebanon ini bisa menguntungkan Israel, tetangga negara ini di selatan. Ancaman serangan mungkin menurun karena Lebanon sibuk mengatasi masalahnya sendiri.

Namun, bisa juga instabilitas Lebanon ini ancaman tambahan bagi Israel. Kelompok Hezbollah bisa semakin kuat dan ancaman terhadap mereka semakin nyata.

Dua pekan lalu, insiden silih serang antara milisi Hezbollah dan pasukan perbatasan Israel terjadi di Lebanon selatan.(Tribunnews.com/Aljazeera.com/xna)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas