Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jumlah Korban di Jepang Akibat Kepanasan Tahun Ini Bisa Mencapai 1500 Orang Meninggal

ada kemungkinan jumlah korban meninggal akan mirip dengan tahun 2018 lalu sebanyak 1581 orang.

Jumlah Korban di Jepang Akibat Kepanasan Tahun Ini Bisa Mencapai 1500 Orang Meninggal
Richard Susilo
Grafik korban meninggal dunia akibat kepanasan (nechusyo) di Jepang sejak tahun 2015 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Panas di Tokyo dan seluruh tempat di Jepang hari ini (11/8/2020) rata-rata sudah mencapai 40 derajat Celcius kecuali Hokkaido di ujung utara Jepang.

"Korban yang meninggal dunia karena kepanasan (nechusyo) sudah mencapai sedikitnya 5 orang antara 1-10 Agustus 2020. Panas tahun ini tampaknya luar biasa panas," papar sumber Tribunnews.com di bagian ramalan cuaca Jepang Selasa (11/8/2020).

Menurutnya, dari pengalaman menjadi peramal cuaca selama 20 tahun terakhir, ada kemungkinan jumlah korban meninggal akan mirip dengan tahun 2018 lalu sebanyak 1581 orang.

"Tahun ini kematian akibat kepanasan mungkin akan mirip dengan tahun 2018 bisa mencapai 1500 orang karena panas tampaknya luar biasa. Jadi semua orang harus hati-hati menghadapi musim panas kali ini," tambahnya.

Baca: Jepang Memerah, Suhu Panas Diperkirakan Hingga Mencapai 40 Derajat Celcius

Selain musim panas, antisipasi Corona banyak orang tetap menggunakan masker sehingga tubuhnya menjadi semakin panas.

Media Jepang terutama televisi mulai ramai mengkampanyekan kehati-hatiannya kepada masyarakat akan bahaya terkena penyakit kepanasan (nechusyo) yang akan jatuh pingsan nantinya dan bagi kalangan lansia 70 tahun ke atas akan resiko kemungkinan meninggal cukup besar.

"Jangan sungkan pakai air condition (AC) di rumah. Tidak sedikit orang yang maksudnya mengirit pengeluaran, jadi kepanasan akhirnya harus memanggil ambulance untuk dirawat di rumah sakit nantinya."

Belum lagi pandemi Corona yang belum berakhir, ditakutkan dengan perawatan di rumah sakit malahan akan terkena Covid-19 di rumah sakit pada akhirnya.

Sejak tahun 2016 (meninggal 621 orang), tampak grafik meninggal dunia akibat kepanasan meningkat terus hingga tahun 2018.

Sedangkan tahun 2019 yang meninggal dunia karena kepanasan sebanyak 1221 orang menurut data kementerian kesehatan Jepang per Juli 2020.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com Buku "Rahasia Ninja di Jepang" akan terbit 1 September 2020.

Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas