Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Video Viral, Raja Thailand Puji Pendemo Pro-Monarki, Hal yang Sangat Jarang Terjadi

Raja Maha berterima kasih kepada seorang pria yang telah mengangkat potret mendiang ayah raja selama unjuk rasa anti-pemerintah.

Video Viral, Raja Thailand Puji Pendemo Pro-Monarki, Hal yang Sangat Jarang Terjadi
Mladen ANTONOV / AFP
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida menyapa pendukung kerajaan setelah upacara Buddha untuk mendiang raja Chulalongkorn di Bangkok pada 23 Oktober 2020. Setelah berbulan-bulan, puluhan ribu mahasiswa dan rakyat Thailand demo anti-monarki, Raja Maha turun ke jalan, namun yang disapa adalah pengunjukrasa pengikut kerajaan. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, yang terekam dalam video singkat, memuji seorang pria pendukung monarki.

Video ini lantas menjadi viral dan sudah ditonton lebih dari setengah juta pemirsa.

Raja Maha berterima kasih kepada pria yang telah mengangkat foto mendiang ayahnya itu.

Tindakan ini mungkin merupakan dukungan kerajaan bagi mereka yang bersedia untuk keluar dan mendukung monarki.

Monarki sebelumnya tidak mengomentari protes yang mulai menimbulkan pertanyaan tentang perannya.

Raja Vajiralongkorn lebih banyak tinggal di Jerman daripada di Thailand.

Baca: Raja dan Ratu Thailand Turun ke Jalan, Sapa Para Loyalisnya Setelah Berhari-hari Demo Anti-Monarki

Ratu Suthida menggandeng tangan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan saat melambaikan tangan ke para pendukung royalis yang berkerumun di depan Grand Palace, Bangkok, Jumat 23 Oktober 2020. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Ratu Suthida menggandeng tangan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan saat melambaikan tangan ke para pendukung royalis yang berkerumun di depan Grand Palace, Bangkok, Jumat 23 Oktober 2020. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP) (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Ketika dia berada di Bangkok, dia biasanya memimpin acara-acara formal di mana hanya ada sedikit kesempatan untuk berinteraksi dengan orang biasa, dikutip BBC, Minggu (25/10/2020).

Tetapi dia melanggar kebiasaan itu pada Jumat malam, keluar dari upacara kuil bersama Ratu Suthida, menghabiskan waktu dengan kerumunan simpatisan, dan berbicara dengan beberapa dari mereka.

BACA SELENGKAPNYA --->

Ikuti kami di
Editor: haerahr
Sumber: TribunnewsWiki
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas