Tribun

Maradona Meninggal Dunia

Museum Maradona di Napoli Beri Penghormatan Terakhir untuk sang Legenda Sepak Bola

Museum Diego Maradona di Napoli, Italia penuh dengan memorabilia sang legenda sepak bola asal Argentina, bagi penggemarnya museum ini wajib dikunjungi

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Museum Maradona di Napoli Beri Penghormatan Terakhir untuk sang Legenda Sepak Bola
Josep LAGO / AFP
Seorang penggemar sepak bola Napoli memberi isyarat di depan spanduk bertuliskan "Diego Abadi" untuk menghormati mendiang legenda sepak bola Argentina Diego Maradona di Barcelona pada 26 November 2020, sehari setelah kematiannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Museum Diego Maradona di Napoli, Italia dipenuhi dengan memorabilia sang legenda sepak bola asal Argentina.

Koresponden France24, Mark Owen melaporkan, museum memberikan penghormatan terakhir untuk Maradona.

Bagi penggemar Diego Maradona, museum di jalan belakang Napoli adalah tempat yang harus dikunjungi.

Museum itu menyimpan foto-foto legenda sepak bola, sertifikat, dan jaket pelatihan Maradona dari tahun 1989.

Baca juga: Jersey Gol Tangan Tuhan Maradona Dijual dengan Harga Minimal Rp 19 Miliar

Baca juga: POPULER Internasional: Teman Dekat Sebut Diego Maradona Mati Miskin | Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh

Gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona yang sangat terkenal dan ikonik, dicetak pada partai Perempatfinal Argentina vs Inggris di Piala Dunia Meksiko 1986. Jersey yang dipakai Maradona, dimiliki pemain Inggris Steve Hodge, yang bertukar jersey saat itu dengan Maradona, kini harganya melambung tinggi setelah kematian Maradona. Diperkirakan harga minimal jersey ini sebesar 1 juta poundsterling (Rp 19 miliar).
Gol 'Tangan Tuhan' Diego Maradona yang sangat terkenal dan ikonik, dicetak pada partai Perempatfinal Argentina vs Inggris di Piala Dunia Meksiko 1986. Jersey yang dipakai Maradona, dimiliki pemain Inggris Steve Hodge, yang bertukar jersey saat itu dengan Maradona, kini harganya melambung tinggi setelah kematian Maradona. Diperkirakan harga minimal jersey ini sebesar 1 juta poundsterling (Rp 19 miliar). (BOB THOMAS/GETTY IMAGES VIA DAILY STAR)

Pendiri museum, Massimo Vignati, yang ayahnya adalah kepala staf lapangan dan ruang ganti di stadion San Paolo Napoli buka suara terkait acara ini.

"Ini semua adalah suvenir yang dia berikan kepada keluarga saya," katanya.

"Kehilangan Maradona bagiku seperti kehilangan ayah, ibu dan anak," ungkapnya.

Vignati mengatakan, Diego Maradona adalah juara yang lebih besar di luar lapangan.

"Dia adalah orang yang murah hati dengan hati yang besar, rendah hati, dengan kerendahan hati," ucapnya.

"Itulah mengapa Diego tidak akan pernah mati. Tubuhnya sudah mati tapi jiwanya tetap hidup," kenangnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas