Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Maradona Meninggal Dunia

Polisi Argentina Selidiki Kematian Diego Maradona, Kantor Dokter yang Menanganinya Digeledah

Dokumen medis disita sebagai bagian dari penyelidikan atas kematian Diego Maradona, yang menimbulkan kesedihan mendalam di seluruh negara itu.

Polisi Argentina Selidiki Kematian Diego Maradona, Kantor Dokter yang Menanganinya Digeledah
Twitter/@en_sscnapoli
Diego Maradona saat berseragam Napoli. 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi Argentina melakukan penyelidikan terkait kematian bintang sepak bola Diego Maradona.

Mereka menggeledah rumah dan kantor seorang dokter yang menangani Diego Maradona.

Dokumen medis disita sebagai bagian dari penyelidikan atas kematian Diego Maradona, yang menimbulkan kesedihan mendalam di seluruh negara itu.

Pakar neurologi Leopoldo Luque mengatakan kepada para wartawan usai penggeledahan Minggu (29/11/2020) bahwa dia telah memberi para penyelidik semua dokumen perawatan Maradona, serta komputer, piranti keras dan ponsel.

Baca juga: Dokter Pribadi Dituduh Jadi Dalang Kematian Diego Maradona

Baca juga: Maradona Meninggal, Ada Dugaan Pembunuhan Akibat Kelalaian Medis, Dokter Merasa Jadi Kambing Hitam

Sambil sesekali menangis, dia membela perawatannya terhadap bintang sepak bola itu, yang meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) karena serangan jantung pascabedah otak, 3 November lalu.

Leopoldo Luque 934
Leopoldo Luque, dokter pribadi Diego Maradona, saat hendak memberikan laporan medis tentang operasi otak yang dijalani Maradona di Olivos, Buenos Aires, 6 November 2020.(AFP/EMILIANO LASALVIA)

"Saya tahu apa yang saya lakukan. Saya tahu bagaimana melakukannya. ... Saya sangat yakin bahwa saya melakukan yang terbaik bagi Diego, semampu saya."

Luque mengatakan dia bukan kepala dokter Maradona, tapi bagian dari sebuah tim medis.

Para penyelidik telah mulai meminta pernyataan dari keluarga Maradona, menurut pernyataan kantor kejaksaan San Isidro, yang mengawasi penyelidikan atas penanganan medis yang diterima Maradona sebelum kematiannya.

Maradona telah menderita sejumlah masalah kesehatan, sebagian akibat penyalahgunaan narkoba dan alkohol. Dia dilaporkan hampir meninggal pada 2000 dan 2004.

Luque mengatakan Maradona adalah seorang pasien yang sulit dan pernah mengusir dokter itu dari rumahnya beberapa kali.

"Diego melakukan apa yang ia mau," kata Luque.

"Diego perlu bantuan. Tidak ada jalan untuk meyakinkannya."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Maradona Meninggal, Kantor Dokter Pribadinya Digeledah

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas